Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gaungkan Lights of Literacy, Pemkot Gelar Grand Final Duta Baca-Duta Baca Pelajar Kota Semarang 2026
Advertisement . Scroll to see content

Pemkot Semarang Terima 3.068 Aduan Warga, Paling Banyak soal Jalan Rusak hingga Banjir

Selasa, 17 Juni 2025 | 07:39 WIB
  • author Ahmad Antoni
Pemkot Semarang Terima 3.068 Aduan Warga, Paling Banyak soal Jalan Rusak hingga Banjir
ilustrasi jalan rusak. (IG)

SEMARANG, iNewsSemarang.id – Pemkot Semarang hingga saat ini telah menerima setidaknya 3.068 aduan warga di bidang infrastruktur sejak 20 Februari sampai 25 Juni 2025, atau terhitung sejak Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti dan Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin dilantik.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, menegaskan bahwa keterlibatan warga melalui aduan publik merupakan pondasi penting dalam membangun kota.

"Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pengaduan pelayanan publik salah satunya melalui Lapor Semar Solusi AWP. Namun, saya mendapat banyak laporan bahwa beberapa aduan tidak ditindaklanjuti secara cepat atau tidak diselesaikan dengan tuntas," katanya dikutip dari Antara, Senin (16/6/2025).

Aduan sebanyak itu terbagi dalam beberapa organisasi perangkat daerah (OPD), seperti Dinas Pekerjaan Umum (DPU), dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) dengan jumlah pengaduan tertinggi.

Tercatat, DPU menerima 737 aduan, sementara Disperkim menerima 573 aduan dengan status aduan yang sebagian besar telah selesai ditangani.

Aduan terbanyak meliputi jalan rusak, lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) mati, saluran mampet, banjir, hingga permintaan perbaikan trotoar.

Agustina mengingatkan kepada seluruh jajaran OPD untuk tidak abai terhadap keluhan masyarakat. "Jangan sampai warga berulang kali komplain gara-gara lama atau tidak tuntas. Ini soal kepercayaan warga terhadap pemerintah," tegasnya.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut