Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gaungkan Lights of Literacy, Pemkot Gelar Grand Final Duta Baca-Duta Baca Pelajar Kota Semarang 2026
Advertisement . Scroll to see content

Kontribusi Warga Semarang dalam Pengelolaan Sampah Baru 40 Persen Terbayarkan lewat Retribusi

Kamis, 02 Oktober 2025 | 08:14 WIB
  • author Ahmad Antoni
Kontribusi Warga Semarang dalam Pengelolaan Sampah Baru 40 Persen Terbayarkan lewat Retribusi
Diskusi Prime Topic DPRD Kota Semarang, bertema Pengolahan Sampah Terintegrasi, di Semarang, Rabu (1/10/2025). Foto: iNewsSemarang

SEMARANG, iNewsSemarang.id – Permasalahan sampah di Kota Semarang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah yang terus diurai. Pengelolaan sampah dan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan masih jadi perhatian pemerintah kota setempat.

Pasalnya, volume sampah masih tinggi meski pengolahan sampah di wilayah perkotaan sudah lebih terintegrasi dengan kebijakan pilah sampah yang digagar Pemkot Semarang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang, Arwita Mawarti menyebutkan, dengan jumlah penduduk Kota Semarang mencapai 7 juta jiwa, setiap satu jiwa penduduk kini tercatat menghasilkan 7 kilo sampah atau 1.200 ton per hari

"Kontribusi masyarakat dalam pengelolaam sampah saat ini baru sekitar 40 persen yang terbayarkan melalu retribusi PDAM Kota Semarang. Sisanya belum tertagih," ungkanya saat berbicara dalam Diskusi Prime Topic DPRD Kota Semarang, bertema Pengolahan Sampah Terintegrasi, Rabu (1/10/2025).

Menurutnya, Konsep pengolahan sampah 5R selama ini belum banyak dipahami oleh masyarakat. Meskipun edukasi sudah dilakukan di seluruh tataran pendidikan ke sekolah-sekolah.

"Siswa mendapat edukasi untuk mengolah tapi ketika mereka kembali ke rumah, mereka kemudian sudah lupa. Apalagi pola pikir saat ini, warga masih tidak mau mengolah sampah dengan benar," ujarnya.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut