Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Panglima TNI Ingatkan Lulusan SMA Taruna Nusantara Hadapi Tantangan Global di Era Digital dan AI
Advertisement . Scroll to see content

Kemenko Polkam Soroti Tantangan Besar Industri Media di Era Digital

Jum'at, 14 November 2025 | 05:04 WIB
  • author Ahmad Antoni
Kemenko Polkam Soroti Tantangan Besar Industri Media di Era Digital
Forum Koordinasi dan Sinkronisasi Penguatan Kebijakan Media Massa yang Bertanggung Jawab, Edukatif, Jujur, Objektif, dan Sehat Industri (BEJO’S) di Kota Semarang, pada Kamis (13/11/2025). Foto: iNewsSemarang

SEMARANG, iNewsSemarang.id - Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kemenko Polkam Marsekal Pertama TNI Ariefin Sjahrir menegaskan bahwa media memegang peranan sentral sebagai penjaga moral bangsa dan pilar utama demokrasi.

Hal tersebut disampaikan saat acara Forum Koordinasi dan Sinkronisasi Penguatan Kebijakan Media Massa yang Bertanggung Jawab, Edukatif, Jujur, Objektif, dan Sehat Industri (BEJO’S) yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam)  di Kota Semarang, pada Kamis (13/11/2025).

“Media bukan sekadar penyampai berita, tetapi juga pengawal nurani publik serta jembatan komunikasi antara pemerintah dan rakyat. Dalam konteks pembangunan nasional, media yang berintegritas menjadi kekuatan moral dan intelektual yang menopang stabilitas politik, sosial, dan keamanan negara,” kata Arifien Sjahrir.

Arifien menyoroti tantangan besar industri media di era digital, mulai dari penyebaran disinformasi, praktik clickbait, hingga tekanan algoritma dan kepentingan ekonomi-politik yang dapat mengganggu objektivitas pemberitaan.

Sebab itu, dia mengatakan pentingnya penerapan nilai-nilai BEJO’S secara nyata dalam tata kelola redaksi dan kebijakan media nasional.

“Nilai BEJO’S bukan sekadar slogan. Ini adalah pedoman strategis untuk menciptakan ekosistem media yang kredibel, sehat, dan berkelanjutan. Media harus tumbuh independen, mendidik publik, serta menjadi perekat kebangsaan, bukan sumber polarisasi,” tegasnya.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut