get app
inews
Aa Text
Read Next : Pemkot dan Warga Berduka Atas Wafatnya V Djoko Riyanto Suami Wali Kota Semarang

Antisipasi Musim Hujan, Pemkot Semarang Resik-resik Kali Semarang

Jum'at, 28 November 2025 | 21:08 WIB
header img
Pemkot Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang melakukan kegiatan resik-resik kali sebagai upaya antisipasi musim hujan. (Foto: Dok)

SEMARANG, iNewsSemarang.id - Pemkot Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang melakukan kegiatan resik-resik kali sebagai upaya antisipasi musim hujan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang Suwarto menjelaskan sejumlah langkah yang tengah dilakukan pemerintah kota dalam kegiatan resik-resik atau pembersihan kali (sungai) merupakan upaya antisipasi menghadapi musim hujan serta menjaga kelancaran aliran air.

Menurut Suwarto, kegiatan tersebut meliputi pembersihan ranting-ranting serta material yang mengganggu aliran sungai. Selain itu, rumah-rumah yang berdiri di tepi sungai juga telah diberikan peringatan karena keberadaannya dinilai menghambat, terutama saat terjadi keadaan darurat seperti kebakaran.

“Kami membersihkan kali dan ranting yang mengganggu. Rumah-rumah yang berada di tepi sungai juga kami peringatkan agar tidak berada di sana, karena kemarin saat kebakaran sempat menghalangi pemadam kebakaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan kecamatan untuk memberikan arahan kepada warga yang masih menempati bantaran sungai agar tidak menghalangi jalur evakuasi maupun akses petugas.

Kegiatan pembersihan kali ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi cuaca ekstrem. “Ini juga persiapan jika terjadi hujan, agar aliran sungai tetap lancar,” kata Suwarto.

Pembersihan dilakukan di sepanjang Kali Semarang mulai dari kawasan Gajahmada hingga Petudungan. Sebanyak sekitar 200 orang diterjunkan dari berbagai unsur, di antaranya Koramil, kelurahan, kecamatan, Dinas PU, serta LKPM. Dalam proses pembersihan ranting-ranting tinggi, petugas menggunakan alat sky lift.

Namun, pengerjaan di dasar sungai hanya dapat dilakukan secara manual karena alat berat tidak memungkinkan masuk ke lokasi.

Editor : Arni Sulistiyowati

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut