get app
inews
Aa Text
Read Next : Kronologi Mahasiswi UIN Tewas Lompat dari Lantai 4 Gedung Kampus, Terjadi saat Aktivitas Perkuliahan

Hoaks Video Ibu dan 2 Anak Tewas Gantung Diri Gegerkan Warga Kebumen, Begini Faktanya

Minggu, 11 Januari 2026 | 13:19 WIB
header img
Ilustrasi bunuh diri.(Foto: Dok MNC Media)

KEBUMEN, iNewsSemarang.id – Beredar sebuah video tragis yang memperlihatkan seorang ibu dan dua anak tewas gantung diri menggegerkan warga Kebumen. 

Narasi dalam video itu mengeklaim bahwa peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, akibat himpitan ekonomi.

Namun, Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan bahwa video dan narasi yang beredar luas tersebut, hoaks

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kebumen, Wahyu Siswanti, menegaskan bahwa video yang menyebar di media sosial dan grup WhatsApp tersebut bukan merupakan rekaman dari peristiwa di Buayan.

"Banyak video beredar tapi bukan video yang sesungguhnya. Mohon masyarakat agar cerdas dan hati-hati dalam menerima informasi. Cek dulu kebenarannya atau konfirmasi ke Pemkab dan aparat sebagai sumber tepercaya," ujar Wahyu dalam keterangan resminya, Minggu (11/1/2026).

Dia meluruskan bahwa memang benar terjadi peristiwa memilukan di Kecamatan Buayan, namun terdapat perbedaan signifikan antara fakta di lapangan dengan narasi hoaks yang beredar.

Narasi hoaks menyebutkan tiga orang (ibu dan dua anak), sedangkan fakta aslinya korban berjumlah dua orang.

Identitas korban yakni, seorang ibu berinisial AA (35) dan satu anak laki-lakinya yang baru berusia 4 tahun.

Motif Permasalahan Internal Keluarga
Selain jumlah korban, informasi hoaks juga menyebutkan faktor kemiskinan sebagai pemicu utama. Namun, berdasarkan penelusuran lapangan, ditemukan indikasi adanya permasalahan internal keluarga.

"Korban meninggal bukan karena semata keterbatasan ekonomi. Ada unsur korban mengalami depresi akibat kelakuan suaminya dengan perempuan lain," ungkap Wahyu menjelaskan hasil penelusuran tim di lapangan.

Menyikapi tragedi ini, Bupati Kebumen telah menginstruksikan jajarannya untuk memberikan dukungan penuh kepada keluarga yang ditinggalkan.

Langkah-langkah yang diambil Pemkab meliputi menberikan penguatan bagi anggota keluarga yang tersisa.

Pendampingan khusus bagi keluarga yang mengalami trauma dengan menanggung seluruh biaya visum korban oleh pemerintah daerah.

Masyarakat kembali diimbau untuk berhenti menyebarluaskan video atau konten sensitif yang tidak jelas kebenarannya, guna menjaga perasaan keluarga korban dan menghindari sanksi hukum terkait penyebaran hoaks (UU ITE).

Peringatan: Konten dalam artikel ini membahas isu sensitif terkait bunuh diri. Jika Anda merasa tertekan secara emosional atau mengalami gejala depresi, segera hubungi psikolog, psikiater, atau layanan konseling kesehatan jiwa terdekat.

 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut