get app
inews
Aa Text
Read Next : Belajar dari Air, Kota Semarang Bertransformasi Hadapi Banjir

Banjir Rendam 8 Kabupaten di Jateng, Ribuan Warga Mengungsi

Minggu, 18 Januari 2026 | 15:35 WIB
header img
Polisi mengevakuasi warga terdampak banjir di wilayah Pekalongan. Foto: Istimewa

JAKARTA, iNewsSemarang.id - Banjir  merendam delapan kabupaten di Jawa Tengah (Jateng), imbas hujan deras dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), wilayah yang terendam banjir meliputi Kabupaten Pati, Jepara, dan Kudus. Selain itu, Kabupaten Batang, Pemalang, Pekalongan, Magelang, dan Banyumas.

Banjir Batang
Di Kabupaten Batang, banjir melanda empat desa dan lima kelurahan di Kecamatan Batang pada Jumat (16/1/2026). Banjir dengan ketinggian air antara 30–120 cm tersebut berdampak pada 15.184 jiwa. 

"Sebanyak empat orang dilaporkan mengungsi di Masjid Al-Ikhlas Batang," ungkap Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya, Minggu (18/1/2026).

BPBD Kabupaten Batang telah melakukan asesmen di lapangan dan berkoordinasi dengan unsur terkait. Kerugian material akibat banjir masih dalam proses pendataan oleh tim kaji cepat. Hingga Sabtu (17/1), banjir dilaporkan belum surut.

Banjir Pemalang
Selanjutnya, dari Kabupaten Pemalang dilaporkan kejadian banjir sejak Jumat (16/1). Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan debit air Sungai Comal meningkat hingga meluap ke permukiman warga. Tiga kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Ulujami, Randudongkal, dan Petarukan.

"Tinggi muka air tercatat antara 40–150 cm. Akibatnya, sebanyak 92 warga dari total 13.178 jiwa terdampak harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman," ujar Aam sapaan akrab Abdul Muhari.

Untuk memenuhi kebutuhan permakanan warga terdampak, BPBD Kabupaten Pemalang mendirikan dapur umum di Desa Kendalrejo dan Balai Desa Mojo.

Pada Sabtu (17/1), banjir di Kecamatan Randudongkal terpantau telah surut. Sementara itu, genangan air di Kecamatan Ulujami dan Petarukan masih bertahan.

Banjir Pekalongan
Bergeser ke Kabupaten Pekalongan, hujan lebat pada Sabtu (17/1) dini hari serta limpasan air Sungai Bremi menyebabkan banjir di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Pekalongan Timur, Pekalongan Barat, dan Pekalongan Selatan.

Aam mengatakan bahwa ketinggian genangan air terpantau antara 20–100 cm. Sebagai langkah respon cepat, BPBD Kabupaten Pekalongan melakukan evakuasi warga terdampak dan mengaktifkan posko kebencanaan. "Sebanyak 800 warga dilaporkan mengungsi dan tersebar di tujuh titik pengungsian," katanya.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut