Banjir Bandang-Longsor Terjang Purbalingga dan Pemalang, Pangdam Diponegoro Turun Tangan
PURBALINGGA, iNewsSemarang.id – Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin terjun langsung meninjau lokasi terdampak banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Kabupaten Purbalingga dan Pemalang, Senin (26/1/2026).
Di Kabupaten Purbalingga, Pangdam Diponegoro meninjau lokasi terdampak banjir bandang dan melihat kondisi pelayanan Posko Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor Kalisoso yang berlokasi di Desa Serang, Kecamatan Karangreja..
Pangdam tampak didampingi Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Lukman Hakim, M.Han., Asrendam IV/Diponegoro, Aster Kasdam IV/Diponegoro, Kazidam IV/Diponegoro, Kapendam IV/Diponegoro, Bupati, Dandim 0702/Purbalingga, serta unsur Forkopimda Kabupaten Purbalingga, BNPB, BPBD Jateng, dan BPBD Purbalingga.
Titik-titik terdampak bencana yang ditinjau diantaranya di Desa Sangkanayu Kecamatan Mrebet, dapur umum terpadu di kawasan D’Las Serang, lokasi pengungsian warga di Rumah Qur’an Desa Serang, serta wilayah terdampak di Dusun Kaliurip dan Dusun Gunung Malang.
“Pangdam IV/Diponegoro juga meninjau langsung kondisi infrastruktur yang rusak, akses jembatan yang terputus, serta lokasi pemukiman warga yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor,” tulis Pendam IV/Diponegoro dalam siaran persnya, Senin (26/1) malam.
Berdasarkan data Posko Tanggap Darurat, bencana di wilayah Kalisoso berdampak pada ratusan rumah warga, puluhan di antaranya mengalami kerusakan berat, sejumlah jembatan dan akses jalan terputus, serta lahan pertanian mengalami gagal panen. Selain itu,
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam memberikan bantuan kepada para korban bencana yang berada di tempat Pengungsian di Aula kawasan wisata Desa Serang.
Sementara di Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Pangdam meninjau kondisi jembatan yang putus akibat banjir bandang di Dukuh Sawangan serta meninjau langsung lingkungan pemukiman warga terdampak.

Mayjen Achiruddin hmenyerahkan bantuan sosial secara simbolis berupa paket sembako kepada warga masyarakat Desa Penakir. Peninjauan ini guna memastikan kondisi pascabencana serta sebagai bagian dari perhatian dan dukungan TNI AD terhadap penanganan darurat dan pemulihan wilayah terdampak bencana.
“Pangdam akan mengusahakan sesegera mungkin untuk pembangunan jembatan-jembatan yang putus secara terkoordinasi dengan Mabes AD,” ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni