Galang Kepedulian Sosial, 16 Tim Komunitas Padel Ramaikan Love Heals Padel Fest 2026 di Semarang
SEMARANG, iNewsSemarang.id – Sebanyak 16 tim padel bakal meramaikan turnamen padel bertajuk Love Heals Padel Fest 2026 di Padel Connection pada Minggu (8/2/2026). Para peserta berasal dari berbagai komunitas padel di Semarang dan Solo.
Event olahraga ini merupakan turnamen padel antar komunitas yang tidak hanya berfokus pada kompetisi olahraga, tetapi juga membawa misi sosial dan kemanusiaan, menyebarkan semangat kepedulian serta dukungan bagi para pejuang kanker.
Ketua Panitia Love Heals Padel Fest 2026, dr. Bagus Sofian mengatakan, event ini mengusung konsep “Love Heals”, di mana olahraga menjadi medium untuk menyatukan komunitas, berbagi energi positif, serta menggalang kepedulian sosial.
Menurutnya, event ini dirancang sebagai wadah kebersamaan antar komunitas. “Kami ingin menunjukkan bahwa olahraga tidak hanya soal kompetisi, tetapi juga tentang empati, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya dalam konferensi pers di Semarang, Senin (2/2) sore.
Dia menyebutkan, 16 tim dari berbagai komunitas akan dibagi dalam 4 grup dengan menggunakan system pertandingan round robin. “Satu tim terdiri dari man dobel, woman dobel dan mix dobel,” sebut Bagus. “Nantinya masing-masing juara grup melaju ke semifinal lanjut ke final,” imbuhnya.
Selain pertandingan padel, Love Heals Padel Fest 2026 juga akan menghadirkan berbagai charity games, aktivitas komunitas, serta program penggalangan dana yang hasilnya akan disalurkan melalui Yayasan Kanker Indonesia.
Panitia Love Heals Padel Fest 2026 juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas antusiasme serta dukungan penuh dari para sponsor yang turut berperan besar dalam terwujudnya acara ini.
Dukungan dari para sponsor menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan event yang tidak hanya inspiratif, tetapi juga bermakna secara sosial.
“Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, Love Heals Padel Fest 2026 diharapkan dapat menjadi event olahraga berbasis komunitas yang berkelanjutan serta memberi dampak positif bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni