Petaka Tanggul Karangmalang Jebol, Bocah 13 Tahun Hanyut akibat Motor Oleng Jatuh ke Sungai
SEMARANG, iNewsSemarang.id – Nahas dialami Nadia Eka Kurniawati (13). Korban hanyut di Sungai Karangmalang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, setelah terjatuh dari motor.
Hingga kini, Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Semarang bersama tim SAR gabungan tengah melakukan pencarian korban.
Insiden itu terjadi pada Selasa (10/2/2026) malam saat hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Mijen yang mengakibatkan tanggul Sungai Karangmalang jebol dan air meluap ke badan jalan.
Akibat arus sungai meluap, dua sepeda motor yakni Honda Beat dan Scoopy hanyut beserta penumpangnya ke sungai Karangmalang. Berdasarkan informasi yang diterima, awalnya ada Scoopy yang ditumpangi dua orang.
Saat melintasi jalan turunan di tepi Sungai Karangmalang, motor tersebut oleng dan jatuh ke sungai. Beruntung satu orang yakni pengendara Scoopy berhasil menyelamatkan diri, namun nahas penumpangnya yang bernama Nadia Eka Kurniawati (13) tak mampu menyelamatkan diri dan hanyut.
Malam itu warga sekitar yang mengetahui peristiwa tersebut sempat melakukan upaya pencarian awal di sekitar lokasi kejadian. Namun karena kondisi arus yang deras dan situasi yang berisiko, pencarian tidak membuahkan hasil. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan ke Kantor SAR Semarang untuk dilakukan operasi pencarian.
“Kami menerima info adanya orang hanyut segera memberangkatkan satu tim untuk melakukan pencarian malam itu juga namun pencarian belum membuahkan hasil” ungkap Budiono, Kepala Kantor SAR Semarang, Rabu (11/2).
“Namun pagi info baru masuk ternyata ada dua kendaraan yang hanyut, satu lagi Honda Beat dan tadi sekitar jam 7 korban pengendara Beat sudah ditemukan atas nama Fahma Chusnun Nida Umur 16 tahun, Siswi SMA 12 gunungpati,” ungkapnya.
Operasi pencarian terhadap korban masih terus dilakukan. Tim telah dibagi menjadi 2 SRU (Search and Rescue Unit) untuk melakukan pencarian.
Pencarian dilakukan dengan penyisiran di sepanjang sungai yang bermuara ke waduk jatibarang tersebut dan juga di area persawahan yang dilewati banjir saat kejadian.
“Kondisi arus sungai yang deras serta cuaca yang kurang bersahabat menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan operasi SAR. Kami harap tim diberi kemudahan dan korban bisa segera tim temukan,” harapnya.
Editor : Ahmad Antoni