Kisah Haru Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Kaki Palsu dari TNI, Merasa Dapat Kehidupan Baru
KEBUMEN, iNewsSemarang.id – Momen mengharukan terekam dalam kegiatan TMMD Reguler 127 Kodim 0709/Kebumen. Sejumlah warga penyandang disabilitas tak kuasa menahan haru saat pertama kali mencoba alat bantu tersebut.
Di tengah suasana upacara pembukaan TMMD yang berlangsung khidmat, bantuan kaki palsu diserahkan secara simbolis kepada para penerima manfaat dari Desa Binangun hingga Desa Somagede.
Aksi kemanusiaan tersebut menandai hadirnya negara di tengah masyarakat yang membutuhkan uluran tangan dan perhatian nyata.
Bagi mereka, kaki palsu bukan hanya perangkat penunjang aktivitas, melainkan simbol kebangkitan dan kesempatan kedua untuk melangkah menuju masa depan yang lebih cerah.
Salah satu warga penerima bantuan mengungkapkan rasa syukur mendalam atas perhatian yang diberikan melalui TMMD Reguler ke-127. Selama ini, keterbatasan fisik membuatnya sulit beraktivitas secara mandiri. Kini, harapan itu kembali tumbuh.
“Saya merasa seperti mendapatkan kehidupan baru. Terima kasih kepada TNI dan semua pihak yang telah peduli kepada kami,” ungkapnya dengan suara lirih, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan TMMD Reguler 127 Kodim 0709/ Kebumen menegaskan bahwa pengabdian bukan hanya tentang membangun infrastruktur, tetapi juga tentang menghadirkan harapan bagi sesama.
Melalui kepedulian nyata yang digelar oleh Kodim 0709 Kebumen di wilayah Kebumen, semangat kemanusiaan terasa begitu kuat ketika bantuan kaki palsu diserahkan kepada warga penyandang disabilitas, membuka lembaran baru bagi mereka untuk kembali melangkah dengan percaya diri dan martabat.
Kegiatan sosial ini menjadi bukti bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, melainkan juga gerakan membangun harapan.
Komandan Kodim 0709/Kebumen, Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono menegaskan bahwa pembagian kaki palsu ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Menurutnya, TMMD bukan hanya membangun jalan, jembatan, dan fasilitas umum, tetapi juga membangun nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial.
“TMMD adalah jembatan pengabdian. Kami ingin memastikan kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, TMMD Reguler ke-127 menjadi simbol bahwa pembangunan sejati tidak hanya diukur dari beton dan bangunan, tetapi juga dari senyum yang kembali merekah dan langkah baru yang penuh keyakinan.
Editor : Ahmad Antoni