Dramatis, Tim SAR Brimob Berjibaku Selamatkan Warga Pascaoperasi Terjebak Banjir di Rowosari
SEMARANG, iNewsSemarang.id – Aksi penyelamatan dramatis terekam di tengah suasana hening di kawasan Perum Grand Permata Tembalang, Meteseh, Kota Semarang, yang terendam banjir, Senin (16/2/2026).
Di saat sebagian besar warga tengah beristirahat, personel Satuan Brimob Polda Jateng harus berjibaku menembus genangan banjir demi menyelamatkan seorang warga yang membutuhkan penanganan medis darurat.
Kegiatan evakuasi ini bermula dari laporan adanya warga yang terjebak di dalam rumah saat debit air meningkat drastis. Menindaklanjuti situasi tersebut, Unit Taktis SAR Satbrimob Polda Jateng bergerak cepat melakukan apel kesiapan dan pergeseran pasukan pada pukul 03.00 WIB di bawah pimpinan Pasiops Yon A Por, Iptu SJ. Suseno.

Setibanya di lokasi pada pukul 03.20 WIB, tim yang dipimpin oleh Iptu Saifudin Zuhri langsung melakukan penyisiran ke titik terdampak, tepatnya di Perum Grand Permata Tembalang C8 No 3, Rt 09/Rw 3, Rowosari.
Fokus utama petugas adalah mengevakuasi seorang warga bernama Fatma Putri Anwar (25), yang diketahui dalam kondisi lemah pasca operasi dengan riwayat penyakit autoimun.
Kondisi lingkungan yang terendam banjir membuat mobilitas korban sangat terbatas dan berisiko bagi kesehatannya. Dengan kesigapan penuh, personel Brimob yang dilengkapi pelampung dan peralatan SAR standar, mengevakuasi korban keluar dari zona banjir menuju titik aman.
Petugas pun segera berkoordinasi dengan tim medis untuk mendatangkan ambulans guna merujuk korban ke rumah sakit terdekat agar mendapatkan perawatan intensif.
Dansat Brimob Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Noor Hudaya menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel SAR adalah prioritas utama dalam menghadapi cuaca ekstrem.
“Negara harus hadir di tengah kesulitan masyarakat. Personel SAR Brimob kami siagakan 24 jam untuk merespons cepat laporan warga. Fokus kami bukan hanya mengevakuasi barang, tapi prioritas utama adalah penyelamatan nyawa, terutama warga yang sedang sakit, lansia, maupun anak-anak yang terjebak banjir seperti di Tembalang ini,” kata Kombes Noor Hudaya.
Operasi kemanusiaan ini berakhir pada pukul 06.30 WIB setelah seluruh personel melaksanakan konsolidasi dan memastikan situasi di lokasi evakuasi telah terkendali.
Keberhasilan evakuasi ini tidak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga mempertegas dedikasi Polda Jawa Tengah dalam merespons cepat setiap bencana demi kemanusiaan.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto, mengapresiasi langkah cepat Satbrimob yang dinilai sangat krusial dalam menyelamatkan nyawa warga di tengah situasi darurat.
“Tindakan cepat yang dilakukan Satbrimob Polda Jateng merupakan wujud nyata dari Polri yang responsif dan humanis. Di tengah situasi banjir yang mencekam, kecepatan koordinasi antara tim SAR dan tim medis sangat menentukan keselamatan warga,” ujar Artanto.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika membutuhkan bantuan darurat, karena jajaran Polda Jateng selalu siap sedia melayani di garda terdepan,” ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni