get app
inews
Aa Text
Read Next : 350 Atlet Mobile Legends Terbaik se-Jawa Tengah Adu Strategi di Kapolda Jateng Cup 2026

Sepekan Tracing, Bhabinkamtibmas Polda Jateng Temukan 1.387 Suspek Tuberkulosis Paru

Minggu, 14 Juni 2026 | 14:27 WIB
header img
Bhabinkamtibmas mendampingi tenaga kesehatan melakukan tracing TB paru. (Foto: Istimewa)

SEMARANG, iNewsSemarang.id – Aksi nyata di lapangan dilakukan Polda Jawa Tengah dalam mendukung percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB). Ribuan Bhabinkamtibmas yang telah dibekali kemampuan sebagai Tracer TB mulai bergerak mendampingi tenaga kesehatan melakukan pelacakan kontak erat dan edukasi kepada masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan melalui program TOSS TB (Temukan, Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis),

Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi (Anev) pelaksanaan tracing TB Paru minggu pertama periode 3-10 Juni 2026, tercatat sebanyak 1.387 suspek (terduga penderita TB Paru ) telah di tracing melalui kolaborasi antara Bhabinkamtibmas dan jajaran tenaga kesehatan setempat.

Kegiatan tracing dilakukan dengan mendatangi langsung masyarakat yang memiliki kontak erat dengan pasien TB Paru untuk dilakukan skrining awal, edukasi kesehatan, serta pendampingan guna mendukung upaya deteksi dini dan pencegahan penyebaran penyakit tersebut.

Kabiddokkes Polda Jateng Kombes Pol drg. Agung Hadi W., Sp.BM., M.A.R.S., M.H., FISQua menjelaskan bahwa capaian tersebut menunjukkan Program TOSS TB yang diluncurkan Polda Jateng mulai berjalan efektif di lapangan melalui sinergi antara Polri dan tenaga kesehatan.

"Dalam minggu pertama pelaksanaan tracing, sebanyak 1.387 suspect telah di tracing. Ini menunjukkan bahwa peran Bhabinkamtibmas sebagai Tracer TB mulai memberikan kontribusi nyata dalam memperluas jangkauan deteksi dini Tuberkulosis di tengah masyarakat," ujar Kabiddokkes, Sabtu (13/6).

Menurutnya, keberadaan Bhabinkamtibmas yang sehari-hari berinteraksi dengan warga menjadi kekuatan penting dalam mendukung program kesehatan masyarakat. 

Selain membantu proses tracing, para Bhabinkamtibmas juga berperan memberikan edukasi agar masyarakat memahami bahwa TB merupakan penyakit yang dapat disembuhkan apabila ditangani secara tepat dan tuntas.

"Kami tidak hanya berfokus pada penemuan kasus, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan dini, kepatuhan menjalani pengobatan, dan upaya mencegah penularan. Dengan kolaborasi yang baik antara tenaga kesehatan dan Bhabinkamtibmas, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses terhadap layanan kesehatan secara cepat dan tepat," jelasnya.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut