Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 615 Kejadian Kebakaran Landa Jateng, Kapasitas Personel Tim Reaksi Cepat Ditingkatkan
Advertisement . Scroll to see content

Sampah di Jawa Tengah Tembus 6,36 juta Ton per Tahun, Baru 60 Persen Diproses

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:20 WIB
  • author Ahmad Antoni
Sampah di Jawa Tengah Tembus 6,36 juta Ton per Tahun, Baru 60 Persen Diproses
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin mencanangkan Gerakan Jawa Tengah ASRI melalui aksi bersama bersih-bersih sampah di Pantai Jodo, Sidorejo, Gringsing, Batang, Selasa (24/2/2026). (foto: istimewa)

Penanaman mangrove dan tanaman pesisir dinilai sebagai langkah preventif untuk mencegah abrasi dan bencana lingkungan. Pada Desember 2025 lalu, penanaman hampir mencapai dua juta bibit dan diharapkan terus ditingkatkan pada tahun ini.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Widi Hartanto menyampaikan, aksi bersih sampah tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Gubernur tentang Gerakan Jawa Tengah ASRI.

“Pada hari ini aksi bersih sampah dan penanaman pohon dilaksanakan secara serentak di 35 kabupaten/kota pada waktu yang sama, dan sebagian besar bupati/wali kota memimpin langsung kegiatan di daerah masing-masing,” ujarnya.

Ia juga melaporkan perkembangan pengelolaan sampah di Jawa Tengah. Saat ini, pengolahan sampah berbasis RDF telah berjalan di Kabupaten Cilacap, Banyumas, dan Magelang. Sementara pengolahan sampah menjadi energi listrik telah beroperasi di Kota Surakarta.

“Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menginisiasi kolaborasi antar daerah dalam transformasi TPA menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu, termasuk kerja sama penyediaan dan pemanfaatan RDF dengan industri semen di sejumlah kabupaten/kota,” kata Widi.

Melalui Gerakan Jateng ASRI, Pemprov Jawa Tengah mendorong percepatan transformasi pengelolaan sampah sekaligus membangun partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.


 

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut