get app
inews
Aa Text
Read Next : Respons Kenaikan Pajak Kendaraan Dampak Opsen, Pemprov Jateng Berlakukan Pengurangan PKB 2026

Tekan Lonjakan Harga Cabai, Pemprov Jateng Gelontor Rawit Merah Bersubsidi ke 15 Daerah

Rabu, 25 Februari 2026 | 06:10 WIB
header img
Harga cabai rawit. (Foto: Dok MPI)

REMBANG, iNewsSemarang.id Pemprov Jateng berupaya menekan harga komoditas cabai yang melambung 49 persen dari harga acuan pemerintah (HAP), dengan menyalurkan cabai rawit bersubsidi di 15 kabupaten/ kota. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Jateng Dyah Lukisari mengatakan, di pasaran harga cabai rawit merah mencapai Rp85.000/kilogram. Padahal, HAP maksimal yang ditetapkan adalah Rp57.000/kilogram. 

Melihat kondisi tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pun memerintahkan untuk mengambil langkah strategis, dengan operasi pasar.

"Menyikapi kenaikan harga cabai, khususnya cabai merah rawit pada Minggu kedua Februari, kami melakukan intervensi dengan menyalurkan cabai sebanyak 3 ton di 15 kabupaten/ kota," katanya, Selasa (24/2/2026). 

Dyah mengungkapkan, penyaluran cabai rawit bersubsidi dilakukan, agar daya beli masyarakat terjaga. Pada agenda tersebut, cabai dihargai Rp65.000/kilogram.

Adapun daerah sasaran penyaluran cabai rawit merah adalah wilayah nonpenghasil komoditas tersebut. Di antaranya, Kota Semarang, Kota Salatiga, Kota Tegal, Kota Pekalongan,  Kabupaten Demak, Rembang, Pati, Semarang, Klaten, Tegal, Karanganyar, Jepara, Brebes, Banyumas, dan  Sukoharjo.

"Untuk hal tersebut kami menugaskan Perusda Jateng Agro Berdikari (JTAB), guna menyalurkan cabai rawit bersubsidi," ujarnya.
 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut