Momen Akrab Warga Somagede Pijat Prajurit TNI Melepas Lelah di Sela TMMD
KEBUMEN, iNewsSemarang.id – Ada momen menarik di sela kegiatan TMMD Reguler ke-127 Kodim 0709 Kebumen di Desa Somagede. Seorang warga rela memijat prajurit TNI.
Adalah Samsuri, warga setempat yang dengan senang hati memijat personel Kodim Kebumen, Serka Toni di sela waktu istirahat.
Serka Toni tampak duduk melepas lelah. Punggungnya bersandar, napasnya turun naik seperti ombak kecil yang mencoba tenang setelah diterpa angin.
Peluh membasahi kerah seragam lorengnya. Dari ambang pintu rumah itu, Samsuri memperhatikan dengan mata yang tak sekadar melihat, tetapi merasakan.
Wajahnya menyimpan haru, haru yang lahir dari kesadaran bahwa jalan yang kini dibangun adalah untuk anak-cucu desanya kelak.
Ia melangkah mendekat. “Pak… capek ya?” tanyanya pelan. Serka Toni tersenyum tipis. “Namanya kerja, Pak. Capek itu teman sehari-hari,” ucapnya, Minggu (1/3/2026).
Tanpa banyak kata, Pak Samsuri duduk di sampingnya. Tangannya yang kasar karena kerja sawah mulai memijat perlahan bahu sang prajurit.
Bangku kayu itu pun menjadi saksi, bukan hanya tempat beristirahat, tetapi ruang kecil tempat kemanunggalan benar-benar bernapas.
Serka Toni sempat menoleh, sedikit sungkan. “Waduh, Pak… jadi tidak enak saya.” Pak Samsuri terkekeh ringan. “Tidak apa-apa, Pak. Biar saya yang gantian membantu. Bapak-bapak sudah bantu desa kami,” ungkapnya.
Pijatan itu sederhana, namun hangatnya menjalar lebih jauh dari sekadar otot yang lelah. Ia menyentuh rasa—rasa terima kasih, rasa bangga, dan rasa memiliki yang tak bisa diukur dengan kata.
Tak jauh dari bangku kayu itu, pekerjaan kembali dipersiapkan. Adukan semen menunggu untuk diratakan. Jalan yang dulu becek dan terjal kini perlahan menjelma lebih kokoh.
Dansatgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0709/Kebumen, Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono mengatakan, momen seperti inilah yang menjadi jiwa dari TMMD.
“Kebersamaan TNI dan rakyat bukan hanya saat bekerja bersama, tetapi saat saling peduli dalam kelelahan dan keikhlasan,” katanya.
Siang terus berjalan. istirahat usai. Serka Toni bangkit dari bangku kayu itu dengan bahu yang terasa lebih ringan. Bukan semata karena pijatan, melainkan karena ketulusan yang menyertainya.
Di Desa Somagede, rabat beton memang sedang dituntaskan. Namun di atas bangku kayu sederhana itu, sesuatu yang lebih kuat sedang dibangun, ikatan hati antara prajurit dan rakyat.
Editor : Ahmad Antoni