get app
inews
Aa Text
Read Next : Kisah Haru di Jalur Mudik, Sulaiman dan Keluarga Bertemu Sang Adik Setelah Terpisah 13 Tahun

17 Pemudik Rombongan Bus Mudik Gratis Terlantar di Rest Area Tol, Polisi Turun Tangan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:22 WIB
header img
Sebanyak 17 pemudik asal Tegal rombongan bus mudik gratis tujuan Semarang, sempat terlantar di Rest Area 338A Pekalongan. (foto: istimewa)

PEKALONGAN, iNewsSemarang.id - Sebanyak 17 pemudik asal Tegal rombongan bus mudik gratis tujuan Semarang, sempat terlantar di Rest Area 338A Pekalongan.

Beruntung, jajaran Polres Pekalongan bergerak cepat dengan mengerahkan bus dinas untuk mengantar rombongan tersebut sampai ke kampung halaman pada Selasa (17/3/2026) sore.

Kejadian bermula saat rombongan pemudik yang berasal dari Tegal ini mengikuti program mudik gratis dengan tujuan akhir Semarang. Di tengah perjalanan, ke-17 penumpang tersebut meminta diturunkan di Exit Tol Adiwerna atau Rest Area Tegal agar lebih dekat dengan rumah mereka.

Namun, pengemudi bus menolak permintaan tersebut dengan alasan instruksi panitia adalah langsung menuju Semarang tanpa berhenti di titik lain. 

Setelah melalui proses negosiasi yang alot, pengemudi bus akhirnya menurunkan rombongan tersebut di Rest Area 338A Pekalongan, wilayah hukum Polres Pekalongan.

Mendapati laporan adanya belasan pemudik yang terlantar, petugas di Posyan Rest Area 338A langsung melaporkan situasi tersebut kepada Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf.

"Atas perintah Bapak Kapolres, kami segera mengambil tindakan kemanusiaan. Beliau memerintahkan untuk mendatangkan bus dinas Polres Pekalongan guna mengantar rombongan ini sampai ke Tegal," ujar salah satu petugas Posyan, Selasa malam.

Tak butuh waktu lama, bus milik Polres Pekalongan tiba di Rest Area 338A. Wajah lelah ke-17 pemudik tersebut seketika berubah menjadi haru dan lega saat petugas kepolisian mempersilahkan mereka naik untuk diantar secara gratis hingga ke wilayah Kabupaten Tegal.

Kapolres Pekalongan menegaskan bahwa dalam Operasi Ketupat Candi 2026, aspek kemanusiaan dan pelayanan menjadi prioritas utama.

"Kami tidak ingin ada pemudik yang terlantar di wilayah kami. Ini adalah bentuk pelayanan prima Polri agar masyarakat bisa sampai di rumah dengan aman dan nyaman untuk merayakan lebaran bersama keluarga," tegas AKBP Rachmad.

Aksi sigap Polres Pekalongan ini mendapat apresiasi luar biasa dari rombongan pemudik tersebut. Mereka tak menyangka kendala komunikasi dengan sopir bus mudik gratis sebelumnya justru berbuah bantuan tak terduga dari kepolisian.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut