get app
inews
Aa Text
Read Next : Ledakan Dahsyat Guncang Pekalongan, 1 Rumah Hancur 9 Orang Luka

Ledakan Petasan Kembali Guncang Pekalongan, 3 Remaja Luka Bakar 2 Kondisi Mengenaskan

Selasa, 24 Maret 2026 | 11:05 WIB
header img
Korban ledakan petasan harus dirawat intensif di rumah sakit akibat terkena ledakan petasan hingga tangan putus. (Foto: iNews)

PEKALONGAN, iNewsSemarang.id Ledakan petasan kembali terjadi di Kota Pekalongan, Jawa Tengah pada Senin (23/3/2026) sore. Kali ini ledakan memakan korban yakni tiga remaja luka bakar serius, dua di antaranya harus kehilangan tangan setelah petasan yang tengah mereka rakit meledak hebat di tengah kebun. 

Konisi para korban saat ini dilaporkan kritis dan tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat. 

Insiden memilukan ini bermula saat dua orang remaja sedang asyik merakit petasan berukuran jumbo di sebuah area kebun. Rencananya, petasan tersebut akan diledakkan pada perayaan Syawalan mendatang. 

Nahas, saat proses perakitan berlangsung, satu petasan jumbo tiba-tiba meledak. Ledakan tersebut tidak hanya mengenai dua remaja yang merakit, tetapi juga menyambar satu remaja lain yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian. 

Warga yang mendengar suara ledakan dahsyat langsung menuju lokasi dan mendapati para korban sudah tergeletak bersimbah darah. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengevakuasi ketiga korban ke RSUD Bendan Pekalongan untuk mendapatkan pertolongan medis darurat. 

"Kedua korban utama rencananya akan menjalani operasi amputasi karena kondisi tangan mereka hancur akibat ledakan. Saat ini ketiganya masih dalam kondisi kritis dan dirawat intensif," tulis laporan di lapangan.

Serpihan Tubuh Korban Tercecer di TKP
Jajaran Satreskrim Polres Pekalongan Kota langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti ledakan. Di lokasi, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang mengerikan. 

"Kami menemukan satu unit petasan berukuran jumbo yang sudah siap ledak, 17 selongsong petasan kosong, serta bubuk belerang sebagai bahan peledak. Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah serpihan tubuh korban yang tercecer di lokasi," ujar Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota, AKP Setyanto.

Polisi mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pemuda, untuk tidak bermain-main dengan bahan peledak atau membuat petasan secara mandiri. Selain melanggar hukum, aktivitas tersebut sangat berbahaya dan dapat mengancam nyawa serta keselamatan fisik secara permanen. 

Kasus tersebut kini dalam penanganan lebih lanjut oleh Polres Pekalongan Kota guna mengantisipasi kejadian serupa terulang menjelang perayaan Syawalan di wilayah tersebut.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut