Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Daftar 6 Bandara Alternatif Imbas Abu Vulkanik Ganggu Penerbangan, Ada Ahmad Yani-Adi Soemarmo
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Sisir Daerah Rawan Balon Udara Liar di Pekalongan, Sita Petasan Jumbo Setinggi 1,4 Meter

Minggu, 29 Maret 2026 | 12:51 WIB
  • author Ahmad Antoni
Polisi Sisir Daerah Rawan Balon Udara Liar di Pekalongan, Sita Petasan Jumbo Setinggi 1,4 Meter
Tim gabungan tiga pilar di Kecamatan Kedungwuni menggelar patroli skala besar guna mengantisipasi tradisi liar penerbangan balon udara. (foto: istimewa)

-Kelurahan Pekajangan (Gg. 4): 8 buah balon setinggi 5 meter.
-Desa Podo (Gg. 8): 6 buah balon setinggi 3 meter.
-Desa Ambokembang: 6 buah balon setinggi 2 meter, 1 plastik bubuk mercon, dan 1 petasan ukuran sedang.

"Temuan di Tangkil Kulon cukup mencolok, ada petasan raksasa setinggi 1,4 meter. Ini sangat berbahaya jika meledak di area pemukiman padat," tegas Kapolsek.

Dia menjelaskan, selain risiko kebakaran lahan dan rumah, balon udara tradisional yang dilepas secara liar tanpa kendali sangat membahayakan mesin pesawat terbang. Selain itu, balon yang tersangkut di kabel PLN atau SUTET seringkali menjadi penyebab pemadaman listrik massal.

"Kami tidak hanya menyita, tapi juga memberikan pemahaman langsung kepada anak-anak dan pemuda di lokasi. Kami sampaikan bahwa menerbangkan balon udara liar itu ada sanksi hukumnya karena mengancam keselamatan nyawa orang lain di jalur penerbangan," tegasnya.

Operasi ini melibatkan kekuatan penuh puluhan personel gabungan, yang terdiri dari Dalmas Polres Pekalongan di bawah pimpinan Kasat Samapta AKP Suhadi, personel Polsek Kedungwuni, serta personel Koramil dan Kecamatan Kedungwuni.

Kehadiran tim gabungan ini diharapkan mampu menekan angka konflik sosial dan gesekan antar kelompok warga yang sering dipicu oleh suara petasan.
 

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut