Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Libatkan 100 Personel, Ini Detik-Detik Evakuasi Jenazah Pendaki Terjatuh di Kawah Gunung Slamet
Advertisement . Scroll to see content

Waspada! Aktivitas Gunung Slamet Meningkat, Wisatawan Dilarang Mendaki

Senin, 30 Maret 2026 | 07:17 WIB
  • author Binti Mufarida
Waspada! Aktivitas Gunung Slamet Meningkat, Wisatawan Dilarang Mendaki
Aktivitas Gunung Slamet mengalami peningkatan sejak 16 hingga 28 Maret 2026. (Foto: Istimewa).

“Gempa-gempa berfrekuensi rendah ini terekam secara teratur dengan amplitudo dan durasi yang relatif seragam, berasosiasi dengan adanya peningkatan aktivitas gas magmatik,” jelasnya.

Menurutnya, hasil pengamatan dan analisis data-data pemantauan masih menunjukkan adanya peningkatan tekanan di bawah tubuh Gunung Slamet, yang memicu munculnya gempa-gempa dangkal, yang meningkatkan kemungkinan terjadinya erupsi.

Meski begitu, Lana memastikan bahwa hingga tanggal 29 Maret 2026 tingkat aktivitas Gunung Slamet masih ditetapkan pada Level II (Waspada), dengan rekomendasi masyarakat dan pengunjung maupun wisatawan tidak berada atau beraktivitas dalam radius 2 km dari kawah puncak Gunung Slamet.

“Menyikapi peningkatan aktivitas Gunung Slamet dan potensi erupsi, agar radius rekomendasi bahaya 2 km dari puncak Gunung Slamet tidak ada aktivitas wisatawan atau pendakian. Karena erupsi dapat terjadi sewaktu-waktu, utamanya untuk mencegah adanya korban apabila terjadi erupsi,” ujarnya.

 

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut