get app
inews
Aa Text
Read Next : Polda Jateng Bongkar Pengoplosan LPG di Semarang dan Karanganyar, Ini Respons Pertamina

Cegah Penimbunan, Gubernur Luthfi Perintahkan Polda Jateng-Pemda Pantau Ketat Distribusi LPG

Rabu, 08 April 2026 | 13:44 WIB
header img
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meninjau SPPBE Wijaya Sarana Gasindo, Kabupaten Karanganyar, Rabu (8/4). (foto: istimewa)

KARANGANYAR, iNewsSemarang.id – Pemprov Jateng bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah meninjau aktivitas SPPBE Wijaya Sarana Gasindo, Kabupaten Karanganyar, Rabu (8/4). Hal itu dilakukan untuk memastikan kesiapan dan kelancaran distribusi LPG subsidi.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan memastikan distribusi LPG subsidi berjalan tepat sasaran. 

“Kami pastikan stok LPG di Jawa Tengah dalam kondisi aman, sehingga masyarakat tidak perlu panik. Kami juga meminta seluruh kepala daerah bersama TPID untuk aktif melakukan pengawasan di lapangan, termasuk menertibkan penggunaan LPG 3 kg di sektor usaha agar subsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak,” katanya.

Dia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir atau terpengaruh isu dari wilayah lain terkait ketersediaan LPG. “Masyarakat tidak perlu khawatir, dipastikan tidak ada penimbunan, distribusi berjalan dengan baik dan terpantau,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pemprov Jateng menekankan pentingnya penggunaan LPG subsidi secara tepat sasaran. Seluruh kepala daerah bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) diminta untuk melakukan pengawasan dan sidak di lapangan. 

Untuk sektor usaha seperti hotel, restoran, katering (horeka) dan laundry, akan dilakukan penertiban apabila masih menggunakan LPG 3 kg, serta didorong untuk beralih ke LPG non-subsidi.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga meminta dukungan aparat penegak hukum untuk menindak tegas praktik ilegal yang merugikan masyarakat. Koordinasi dengan Polda Jateng terus diperkuat untuk mengungkap potensi penimbunan maupun pengoplosan LPG di wilayah Jawa Tengah.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut