Tragis! Petani di Wonosobo Tersapu Longsoran hingga Hilang Hanyut di Sungai Bogowonto
WONOSOBO, iNewsSemarang.id – Nahas dialami Imbuh (42), seorang petani asal Dusun Larangan, desa Banyumudal, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo. Dia hanyut di Sungai Bogowonto Wonosobo saat hendak pulang dari sawah.
Kejadian tersebut berlangsung pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB ketika hujan deras melanda desa setempat.
Menurut Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, berdasarkan laporan warga, hanyutnya korban diduga akibat tersapu longsoran lokal yang berada di jalur korban berjalan.
Jalan yang korban lewati merupakan dua sisi yang berbeda dimana sisi satu adalah tebing dan sisi satunya adalah jurang sedalam 20 meter yang terhubung langsung dengan Sungai Bogowonto yang berada di bawahnya.
“Sore sekitar jam 3 korban kembali dari sawahnya dan saat berjalan tiba-tiba korban tertimpa longsor lokal dan korban terpeleset dan terjatuh ke sungai yang tepat berada di samping jalan,” ungkap Budiono dalam keterangannya, Senin (13/4).
Hingga Minggu malam korban tidak mencapai rumah, keluarga dibantu warga berinisiatif melakukan pencarian. Saat warga menyusuri jalan menuju ke sawah, tampak ada bekas longsoran dan tak jauh dari situ warga menemukan bekal yang biasa dibawa oleh korban.
Warga berinisiatif turun ke sungai yang sudah mulai surut untuk melakukan pencarian. Tak lama warga kemudian kembali menemukan barang korban berupa kain dan dan juga jaket.
Karena hingga tengah malam usaha warga belum membuahkan hasil, kemudian warga melaporkan kejadian tersebut ke pihak terkait yang kemudian diteruskan ke Basarnas Pos SAR Wonosobo.
“Kami menerima informasi adanya warga yang hanyut pagi ini dan langsung kami terjunkan satu tim dari Pos SAR Wonosobo untuk melakukan pencarian bersama tim SAR gabungan,” ujarnya.
Pencarian korban dilakukan oleh personil Pos SAR wonosobo beserta tim SAR gabungan yang berjumlah kurang lebih 60 personel dimana pencarian dilakukan dengan cara penyisiran di sungai yang berkontur bebatuan tersebut.
“Saat ini cuaca cukup cerah dan arus sungai sudah kembali normal setelah tadi malam deras dan dalam. Semoga tim diberikan kelancaran dan kemudahan sehingga korban lekas ditemukan,” ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni