get app
inews
Aa Text
Read Next : Operasi Pekat Candi 2026, Polda Jateng Ungkap 31 Kasus Petasan dan Amankan Puluhan Pelaku

Polda Jateng Gembleng 185 Polwan Jadi Unit Negosiator, Siap Kawal Demo dengan Humanis

Senin, 20 April 2026 | 17:47 WIB
header img
Sebanyak 185 Polisi Wanita (Polwan) dari berbagai satuan kerja mengikuti pelatihan Unit Negosiator di halaman Mapolda Jateng, Senin (20/4/2026).

SEMARANG, iNewsSemarang.id - Sebanyak 185 Polisi Wanita (Polwan) dari berbagai satuan kerja mengikuti pelatihan Unit Negosiator di halaman Mapolda Jateng, Senin (20/4/2026).

Mereka dilatih guna menghadapi dinamika penyampaian aspirasi masyarakat yang terus berkembang. Pelatihan menghadirkan instruktur dari Ditsamapta dan Satbrimob Polda Jateng.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah antisipatif Polda Jateng dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya dalam menghadapi berbagai momentum kegiatan masyarakat, termasuk menghadapi situasi kontijensi dan meningkatkan kemampuan personel Polwan dalam ikatan kelompok.

Pelatihan ini dirancang untuk membekali para Polwan dengan kemampuan komunikasi taktis sekaligus pendekatan humanis dalam menghadapi dinamika massa di lapangan.

Dalam arahannya, Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Latif Usman menegaskan bahwa peran negosiator menjadi sangat krusial, terutama saat berhadapan dengan situasi yang berpotensi memanas. Menurutnya, negosiator bukan sekadar penyampai pesan, melainkan jembatan komunikasi yang menentukan arah situasi.

“Tidak mudah menjadi seorang negosiator. Dibutuhkan kesabaran, kedewasaan, serta kemampuan membaca situasi secara cepat dan tepat. Negosiator adalah wajah pertama Polri yang hadir di tengah masyarakat, sehingga pendekatan yang humanis harus selalu dikedepankan,” tegasnya.

Dia juga menyoroti peran strategis Polwan yang dinilai memiliki keunggulan dalam empati dan komunikasi persuasif. Dengan karakter tersebut, Polwan diharapkan mampu menjadi penyejuk di tengah tensi yang meningkat, sekaligus memastikan aspirasi masyarakat tetap tersalurkan tanpa menimbulkan konflik.

“Ini adalah panggilan tugas untuk melayani masyarakat yang menyampaikan aspirasinya. Polwan harus mampu menjadi jembatan komunikasi yang menenangkan, namun tetap tegas dalam menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut