get app
inews
Aa Text
Read Next : Simulasi Unit Negosiator di Kantor Gubernur Jateng, Kesiapan Fisik dan Taktis Mulai Diuji

Jelang Aksi May Day, Polda Jateng Gelar Simulasi Sispamkota di Depan Kantor Gubernur

Senin, 27 April 2026 | 19:47 WIB
header img
Simulasi Sistem Pengamanan Kota (sispamkota) di depan Kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan Semarang, Senin (27/4/2026). (foto: istimewa)

SEMARANG, iNewsSemarang.id - Polda Jawa Tengah menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (sispamkota) di depan Kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan Semarang, Senin (27/4/2026). 

Simulasi pelayanan penyampaian aspirasi masyarakat ini sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan personel dalam menghadapi berbagai dinamika aksi unjuk rasa.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Latif Usman, para Pejabat Utama Polda Jateng, 35 Kapolres jajaran se-Jawa Tengah, serta sejumlah perwakilan instansi terkait.

Melalui simulasi ini, Polda Jateng menegaskan komitmennya dalam mengedepankan pendekatan humanis melalui peran Polwan negosiator sebagai garda terdepan komunikasi, sekaligus memastikan kesiapan penanganan taktis yang cepat, tepat, dan profesional oleh satuan Dalmas, Raimas, hingga Brimob dalam setiap tahapan eskalasi.

Wakapolda Jateng menegaskan bahwa simulasi ini adalah bentuk komitmen Polri dalam memberikan jaminan keamanan bagi setiap warga negara yang ingin menyampaikan pendapat di muka umum.

"Pelatihan ini memastikan bahwa setiap anggota paham kapan harus bersikap humanis dan kapan harus bertindak tegas secara profesional. Kehadiran seluruh Kapolres di sini bertujuan agar standar pelayanan pengamanan ini seragam di seluruh Jawa Tengah," tegas Wakapolda.

Dia juga menekankan bahwa kehadiran para Kapolres jajaran dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya penyamaan persepsi dan standar pengamanan di lapangan. 

Menurutnya, seluruh tahapan penanganan yang diperagakan dalam simulasi, mulai dari pendekatan humanis hingga tindakan tegas secara terukur, harus dipahami dan mampu diterapkan secara konsisten oleh seluruh personel di wilayah masing-masing.

“Kehadiran para Kapolres di sini bukan sekadar menyaksikan, tetapi untuk memastikan bahwa setiap tahapan dan profesionalisme yang ditampilkan dalam simulasi ini dapat diterapkan oleh seluruh anggota di lapangan. Dengan demikian, pola pengamanan aksi unjuk rasa di seluruh wilayah Jawa Tengah memiliki standar yang sama, humanis, namun tetap tegas dan terukur,” tegasnya.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto, menyampaikan bahwa pengamanan aksi unjuk rasa pada prinsipnya adalah bentuk pelayanan kepada masyarakat.

Dengan latihan yang terstruktur dan realistis ini, diharapkan seluruh personel semakin siap dalam mengawal penyampaian aspirasi masyarakat, sehingga hak demokrasi tetap terjaga tanpa mengesampingkan stabilitas keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

“Polri hadir untuk memastikan setiap warga negara dapat menyampaikan aspirasinya dengan aman dan tertib. Melalui latihan ini, kami ingin memastikan seluruh personel mampu bertindak profesional, humanis, dan terukur sesuai dengan situasi yang dihadapi di lapangan,” ujarnya.
 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut