get app
inews
Aa Text
Read Next : Kronologi Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Hanguskan Ratusan Kios, Diduga akibat Korsleting Trafo

Semarang Geger! Mayat Tanpa Busana Ditemukan Mengapung di Brown Canyon

Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:39 WIB
header img
Petugas mengevakuasi mayat tanpa identitas yang ditemukan di rawa bekas tambang Brown Canyon, Semarang. (Foto: iNews TV)

SEMARANG, iNewsSemarang.id – Warga Semarang digegerkan penemuan mayat tanpa busana mengapung di rawa bekas galian tambang kawasan Brown Canyon, Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jumat (1/5/2026). 

Mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut pertama kali ditemukan warga yang tengah beraktivitas di lokasi, dalam kondisi terapung dengan posisi telungkup di kubangan air bekas tambang.

Koordinator Relawan Pemburu Mayat Semarang, Arifin mengatakan, saat ditemukan korban tidak mengenakan busana dan tanpa identitas. Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena medan yang ekstrem.

“Tadi kami menerima informasi awal ada mayat mengapung di galian Brown Canyon, untuk evakuasi medannya sangat luar karena kondisi jalan rusak,” ungkapnya, Jumat (1/5/2026).

Menurutnya, lokasi penemuan berada di area rawa dengan kedalaman sekitar 1 meter. Kondisi jasad diperkirakan sudah berada di lokasi selama 1-2 hari. “Jenis kelamin laki-laki dan tidak mengenakan busana sama sekali,” sebutnya.

Dia juga menyebut korban memiliki ciri khusus berupa cincin di jari tangan kanan. “Ciri-ciri yang terlihat memakai cincin di jari tangan kanan,” ucapnya.

Tim Inafis Polrestabes Semarang yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah luka di tubuh korban.

Di antaranya terdapat luka di bagian leher, kondisi lidah terjulur, serta beberapa luka lecet di area kepala dan tubuh lainnya. Selain itu, juga ditemukan dugaan lebam di bagian leher.

Kapolsek Tembalang Kompol Tyas membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Dia menyebut laporan diterima dari warga pada pagi hari.

Hingga kini, polisi belum dapat memastikan penyebab pasti kematian korban. Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan adanya unsur kekerasan, namun hal tersebut masih menunggu hasil autopsi. 

Selanjutnya, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk dilakukan autopsi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut