Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gudang Amunisi TNI AD Meledak, 1 Prajurit Meninggal 4 Luka Berat
Advertisement . Scroll to see content

Rekam Jejak Ryamizard Ryacudu: Jabat KSAD di Era Megawati hingga Menteri Pertahanan Era Jokowi

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:22 WIB
  • author Awaludin
Rekam Jejak Ryamizard Ryacudu: Jabat KSAD di Era Megawati hingga Menteri Pertahanan Era Jokowi
Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu(foto: istimewa)

JAKARTA, iNewsSemarang.id - Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu meninggal dunia pada Minggu (31/5/2026). Ryamizard mengembuskan napas terakhir pukul 14.03 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Kabar duka tersebut tersebut dikonfirmasi oleh Karo Infohan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait.

"Benar, kami mendapat informasi berita duka cita bahwa telah meninggal dunia Bapak Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu," ungkap Rico saat dihubungi, Minggu (31/5/2026).

Sosok yang Miliki Perjalanan Panjang Dunia Militer

Ryamizard dikenal sebagai sosok yang memiliki perjalanan panjang di dunia militer dan pemerintahan. Selain pernah menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), ia juga dipercaya menjadi Menteri Pertahanan Republik Indonesia pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode 2014–2019.

Lahir pada 21 April 1950, Ryamizard merupakan putra Musannif Ryacudu, seorang perwira TNI AD yang dikenal dekat dengan Presiden pertama RI, Soekarno. Ryamizard menikah dengan Nora Tristyana, putri mantan Wakil Presiden RI, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno.

Ryamizard merupakan lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI). Setelah menyelesaikan pendidikan militer dasar, ia melanjutkan berbagai jenjang pendidikan kepemimpinan, termasuk Sekolah Khusus Calon Perwira dan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad).

Karier militernya terus menanjak. Ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, mulai dari Pangdam V/Brawijaya hingga Pangdam Jaya. Namanya mulai dikenal luas saat menjabat Pangdam Jaya pada masa dinamika politik nasional di era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Kemudian, Ryamizard dipercaya memimpin Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) sebagai Panglima Kostrad. Kariernya mencapai puncak ketika ditunjuk menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) pada 2002 dan menjabat hingga 2005 di era pemerintahan Megawati Soekarnoputri.

Figur Berpengaruh dalam Perjalanan TNI Pascareformasi

Di penghujung pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri, nama Ryamizard sempat diajukan sebagai calon Panglima TNI. 

Akan tetapi, pergantian pemerintahan membuat proses tersebut tidak berlanjut dan posisi Panglima TNI kemudian diisi oleh Marsekal TNI Djoko Suyanto.

Namun demikian, Ryamizard tetap menjadi salah satu figur militer yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan TNI pascareformasi.

Usai pensiun dari dinas militer, Ryamizard sempat menyatakan tidak tertarik terjun ke dunia politik praktis. Namun, namanya beberapa kali dikaitkan dengan berbagai dinamika politik nasional.

Dia pernah menghadiri sejumlah forum kebangsaan dan sempat disebut sebagai salah satu figur potensial dalam kontestasi politik nasional. Pada Pemilihan Presiden 2014, Ryamizard menyatakan dukungan kepada pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Setelah Jokowi terpilih menjadi presiden, Ryamizard dipercaya mengemban jabatan Menteri Pertahanan dalam Kabinet Kerja. Ia menjabat selama lima tahun, dari 27 Oktober 2014 hingga 20 Oktober 2019.

Selama menjabat Menhan, Ryamizard dikenal aktif mendorong penguatan pertahanan nasional, peningkatan profesionalisme prajurit, serta upaya menjaga stabilitas dan kedaulatan negara.

Kepergian Ryamizard Ryacudu meninggalkan jejak panjang pengabdian di dunia militer dan pemerintahan Indonesia. 

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut