get app
inews
Aa Text
Read Next : Demo BEM Semarang Raya Berakhir Kondusif, Polda Jateng: Kita Berkawan dengan Mahasiswa

Rupiah Terpuruk, Ratusan Mahasiswa Aliansi BEM SI bakal Demo di Kantor Bank Indonesia Hari Ini

Jum'at, 05 Juni 2026 | 06:52 WIB
header img
Ilustrasi demo mahasiswa di Semarang. (foto: istimewa)

SEMARANG, iNewsSemarang.id – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM SI akan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Jalan Imam Bardjo, Pleburan, Kota Semarang, Jumat (5/6/2026).

Rencananya, demo akan dilakukan usai Jumatan. Aksi BEM SI ini menyikapi kondisi ekonomi Indonesia yang semakin mengkhawatirkan. 

Dalam siaran pers yang disampaikan ke media, Aliansi BEM SI menilai pelemahan nilai tukar rupiah yang terus berlanjut bukan sekadar persoalan angka di pasar keuangan, melainkan ancaman nyata bagi kehidupan rakyat. 

“Harga kebutuhan pokok semakin mahal, daya beli masyarakat menurun, lapangan pekerjaan semakin terbatas, dan ketidakpastian ekonomi terus menghantui berbagai lapisan masyarakat,” sebutnya dalam keterangan Kamis (4/6/2026).

Di tengah situasi tersebut, pemerintah justru terlihat gagal memberikan jawaban yang meyakinkan atas keresahan rakyat. Kebijakan yang diambil kerap tidak menyentuh akar persoalan.

Sementara kondisi ekonomi semakin menunjukkan tanda-tanda kemunduran. Kritik dan peringatan dari berbagai elemen masyarakat pun seolah tidak mendapatkan respons yang serius.

Menurutnya, pelemahan rupiah yang terus terjadi menjadi simbol bahwa fondasi ekonomi nasional sedang menghadapi tekanan besar. Ketika kondisi ini terus dibiarkan, maka yang dipertaruhkan bukan hanya stabilitas ekonomi, tetapi juga kesejahteraan rakyat dan masa depan bangsa.

“Atas dasar tersebut, kami dari Aliansi BEM SI akan melaksanakan Aksi Simbolik Matinya Akal Sehat sebagai bentuk kritik terhadap memburuknya kondisi ekonomi nasional serta melemahnya nilai rupiah yang semakin menekan kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Diketahui, tekanan terhadap mata uang rupiah kian tak terbendung pada sesi perdagangan pada Kamis (4/6/2026) hingga menyentuh Rp18.000 per dolar AS. Nilai tukar rupiah melemah 0,06 persen dan bertengger di posisi Rp17.960 per dolar AS.

Laju depresiasi tersebut berjalan sangat agresif. Hanya dalam kurun waktu kurang dari tiga puluh menit sejak bel pembukaan, rupiah kian tergerus hingga menyentuh Rp17.995 per dolar AS pada pukul 09.04 WIB.

Aksi jual yang masif akhirnya memaksa mata uang Garuda melewati batas psikologis yang selama ini dikhawatirkan oleh para pelaku pasar. 

Tepat pada pukul 09.16 WIB, rupiah secara resmi menjebol level Rp18.000 per dolar AS, yang sekaligus menorehkan rekor performa terendah sepanjang sejarah.

Pelemahan mata uang Garuda terus berlanjut hingga pukul 09.46 WIB dengan koreksi sedalam 0,35 persen ke posisi Rp18.029 per dolar AS.


 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut