get app
inews
Aa Text
Read Next : 45 Mahasiswa Teknik Mesin Unnes Ikuti Riset Teknologi Hijau di Malaysia, Ini Objek yang Diteliti

Bukan Skripsi atau Artikel Ilmiah, Mahasiswi Sastra Indonesia Unnes Ini Lulus dengan Karya Novel

Sabtu, 06 Juni 2026 | 06:37 WIB
header img
Ita Kurniawati, mahasiswa Prodi Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Senin (FBS) Universitas Negeri Semarang (Unnes) lulus dengan Novel. (foto: istimewa)

SEMARANG, iNewsSemarang.id – Prestasi unik diukir oleh Ita Kurniawati, mahasiswa Prodi Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (Unnes). Dia berhasil menyelesaikan studi dengan novel.

Jika mahasiswa lain lulus dengan skripsi atau artikel ilmiah, Ita, begitu dia akrab siapa, berhasil menutup masa studinya dengan presentasi karya.

Dia berhasil lulus setelah melalui ujian karya pada Rabu, 3 Juni 2026. Ia mempersentasikan novel terbarunya, Can We Start Over yang diterbitkan Akad Media Cakrawala. Selain dinilai secara akademik oleh dosen penguji, presentasi karya Ita juga diikuti mahasiswa lain. 

Ita dikenal sebagai penulis muda produktif. Karier kepenulisannya diawali melalui platform menulis online, Wattpad. Salah satu karyanya, Samuel, dibeli oleh MD Entertainment dan menjadi series di platform. Total ada 12 judul novel Ita yang pernah diterbitkan.

Keberhasilan Ita lulus dengan novel merupakan bentuk fleksibilitas yang memungkinkan mahasiswa menghasilkan karya sesuai bidang ilmu dan tantangan di masyarakat. 

Dalam Panduan Akademik Unnes, tugas akhir mahasiswa program sarjana dapat berupa skripsi, proyek, prototipe, publikasi ilmiah, atau book chapter. 

Koordinator Program Studi Sastra Indonesia, Suseno, S.S., M.A., menjelaskan bahwa di Prodi Sastra Indonesia ada berbagai bentuk karya yang diakui sebagai tugas akhir. 

“Karya kreatif sendiri yang sedang dan sedang ditempuh mahasiswa meliputi novel, kumpulan cerpen, kumpulan puisi, kumpulan dongeng, film, naskah  drama, dan pementasan teater,” jelasnya, Jumat (5/6/2026). 

Karya sastra dianggap memiliki kualitas yang layak diapresiasi secara akademik. Saat ujian, mahasiswa diminta menjelaskan laporan proses kreatifnya sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik atas karya yang dihasilkannya.
 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut