get app
inews
Aa Text
Read Next : Bikin Bangga Jateng, Ibrahim Bocah SD Peraih Pengakuan NASA Dihadiahi Laptop Gubernur Luthfi

Antisipasi Dampak Kenaikan BBM, Gubernur Jateng Wanti-Wanti Spekulan Tak Mainkan Harga di Pasar

Jum'at, 12 Juni 2026 | 05:19 WIB
header img
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat mengecek harga bahan pokok di pasar tradisional beberapa waktu lalu. (foto: istimewa)

JAKARTA, iNewsSemarang.id - Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyiapkan langkah antisipasi dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi terhadap harga bahan pokok penting (bapokting) di wilayahnya. 

Langkah itu diambil untuk menjaga stabilitas harga pangan dan keterjangkauan daya beli masyarakat Jawa Tengah.

“Kita harus mencermati situasi dengan adanya kenaikan harga BBM. Kita harus menyiapkan terkait pergerakan kebutuhan pokok penting masyarakat,” kata Luthfi di sela kegiatan di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, komoditas pangan menjadi prioritas yang perlu diantisipasi. Meski hingga saat ini kenaikan harga bapokting di Jateng belum terlihat, Pemprov Jateng bersama Bank Indonesia (BI), BUMD, dan stakeholder lain sudah menyiapkan pantauan di lapangan.

“Pergerakan harga bahan pokok penting belum ada. Tetapi antisipasi sudah kita siapkan, koordinasi dengan BI, BUMD, dan stakeholder lain agar melakukan pantauan di lapangan,” jelasnya.

Stabilitas harga bapokting, kata Luthfi, menjadi kunci pengendalian inflasi. Karena itu TPID Provinsi Jawa Tengah bersama TPID dan BUMD kabupaten/kota digandeng untuk memantau harga dan menggelar operasi pasar.

Luthfi juga mewanti-wanti agar tidak ada spekulan atau oknum yang memainkan harga di pasar. “Kalau itu ada kenaikan harga bapokting, maka BUMD kita harus mengambil alih. Bagaimana bahan pokok penting antara ketersediaan barang dan keterjangkauan harga bisa dinikmati masyarakat, sehingga inflasi bisa kita tekan,” tegasnya.

Sebagai informasi, pemerintah telah menetapkan tarif baru BBM nonsubsidi per 10 Juni 2026. Berdasarkan keterangan resmi Pertamina Patra Niaga, harga Pertamax (RON 92) kini menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter.

Sementara harga Pertamax Green 95 (RON 95) naik menjadi Rp17.000 per liter dari sebelumnya Rp12.900 per liter.
 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut