get app
inews
Aa Text
Read Next : Polda Jateng Gagalkan Penyelundupan 18 Burung Kasturi Asal Papua di Pelabuhan Juwana Pati

Momen Haru Satgas Yonif 410/Alugoro Rebut Hati Puluhan Anggota OPM Kembali ke Pangkuan NKRI

Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:12 WIB
header img
Momen haru terekam proses penyerahan diri puluhan anggota OPM, termasuk komandan Batalion Ovir Kodap IV Sorong Raya Simon Orocomna dan Komandan Batalion Sair Kodap IV Sorong Raya Paulinus Muuk. (foto: istimewa)

PAPUA, iNewsSemarang.id – Momen haru terekam proses penyerahan diri puluhan anggota OPM, termasuk komandan Batalion Ovir Kodap IV Sorong Raya Simon Orocomna dan Komandan Batalion Sair Kodap IV Sorong Raya Paulinus Muuk di Pos Mayerga Satgas Pamtas Yonif 410/Alugoro, (25/6/2026). 

‎Kegiatan tersebut diwarnai pengucapan ikrar setia dan penyerahan bendera bintang kejora serta senjata dipimpin langsung oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Pangkogabwilhan III) Letjen TNI Lucky Avianto dan dihadiri Komandan Yonif 410/Alugoro Letkol Inf Sudarmanto, Gubernur Papua Barat, Pangdam XVIII/Kasuari, Kabinda Papua Barat di Lapangan Makodam Kodam XVIII/Kasuari.

‎Pendekatan yang mengedepankan kesejahteraan dan keamanan masyarakat yang dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonif 410/Alugoro tersebut berhasil membangun kepercayaan sehingga puluhan warga yang sebelumnya bergabung dengan kelompok OPM memutuskan kembali ke pangkuan NKRI bersama keluarga mereka.

‎“Prosesi Kembalinya saudara-saudara kita beserta keluarga sebanyak 37 orang berlangsung cukup panjang (sekitar 6 bulan), yang dilakukan dengan pendekatan persuasif dan humanis serta penuh kesabaran. inisiasi timbul dari saudara-saudara kita yang dilatarbelakangi kesadaran diri tentang masa depan keluarga yang lebih baik,” ungkap Letjen TNI Lucky Avianto.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut