get app
inews
Aa Text
Read Next : Produk AS Bebas Masuk Indonesia Tanpa Sertifikasi Halal, Begini Respons MUI

MUI Desak Koruptor Dihukum Mati, Ini Alasannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:01 WIB
header img
Ilustrasi pelaku tindak pidana korupsi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNewsSemarang - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak agar para koruptor di Indonesia dihukum mati. Pasalnya, dampak destruktif korupsi dinilai sudah berada di tahap yang sangat memprihatinkan dan merampas hak hidup masyarakat luas. 

Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI Amirsyah Tambunan menegaskan, korupsi secara nyata telah menyengsarakan rakyat Indonesia, khususnya masyarakat miskin dan kaum dhuafa. Oleh sebab itu, penerapan pidana mati dipandang sebagai bentuk penegakan keadilan yang sepadan.

Korupsi berdampak sangat negatif dan menyengsarakan rakyat Indonesia. Untuk memberikan efek jera yang maksimal bagi para pelaku tindak pidana korupsi, mereka patut dihukum mati," tegas Buya Amirsyah, dikutip Sabtu (4/7/2026).

Dia menjelaskan secara hukum Islam (syar'i), tindakan korupsi dikategorikan sebagai bentuk kejahatan yang hukumannya masuk dalam ranah ta'zir, yaitu hukuman yang jenis dan kadarnya ditentukan oleh otoritas pemerintah atau hakim. 

Buya Amirsyah membeberkan sejumlah ulama telah sepakat bahwa hukuman ta'zir dapat ditingkatkan hingga tingkat tertinggi, yaitu hukuman mati.

Secara kelembagaan, MUI telah menetapkan dan membolehkan hukuman mati sebagai langkah terakhir (ultimum remedium) untuk kejahatan luar biasa (extraordinary crimes) melalui Fatwa MUI Tahun 2005 dan dipertegas kembali dalam Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia V.

Sebagai bentuk komitmen MUI dalam menjalankan peran sadiqul hukuma (mitra pemerintah), Buya Amirsyah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh komitmen pemberantasan korupsi di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

Buya Amirsyah memberikan apresiasi tinggi kepada Presiden Prabowo dan seluruh jajaran aparat penegak hukum, baik KPK, Kejaksaan, Kepolisian, hingga lembaga Pengadilan, untuk bertindak berani dan tanpa kompromi. 

“Kita dukung penegakan hukum agar jangan sampai tumpul ke atas, tajam ke bawah. Kita berharap pemerintah dapat memberantas korupsi tanpa kompromi dalam menyapu bersih praktik korupsi di Indonesia,” ujarnya.


 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut