get app
inews
Aa Text
Read Next : Korban PHK Tembus 43.000 Pekerja hingga Juni 2026, Sektor Manufaktur Penyumbang Terbesar

Heboh Isu PHK Massal Guncang Tokopedia dan TikTok, Ini Kata Said Iqbal

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:38 WIB
header img
ilustrasi PHK massal di Tokopedia. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNewsSemarang.id – Isu pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran mengguncang Tokopedia dan TikTok. Merespons hal itu, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, akan menemui manajemen serta pekerja kedua platform digital tersebut
 
"Saya sedang mengatur waktu untuk bertemu langsung dengan para pekerja maupun pihak perusahaan. Kita tidak boleh hanya mendengar dari satu sisi. Pemerintah harus mendapatkan gambaran yang utuh mengenai apa yang sebenarnya terjadi," ujar Said lewat pernyataan tertulis, Sabtu (4/7/2026).

Menurutnya, pemerintah akan melibatkan Kementerian Ketenagakerjaan dalam proses pendalaman tersebut. Dia menilai, persoalan ketenagakerjaan di sektor ekonomi digital memiliki karakteristik berbeda dibandingkan industri manufaktur sehingga memerlukan penanganan yang komprehensif.

"Tokopedia dan TikTok merupakan bagian dari industri ekonomi digital berbasis platform. Karena itu, kami akan turun terlebih dahulu mencari fakta di lapangan. Saya akan mengajak Kementerian Ketenagakerjaan untuk bersama-sama melakukan pendalaman agar diketahui secara jelas akar persoalannya," ujarnya.

Apabila dari hasil pendalaman ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan ketenagakerjaan, pemerintah akan mengambil langkah sesuai kewenangan yang dimiliki.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut