get app
inews
Aa Text
Read Next : KSAD Jenderal Maruli Singgung Sumber Dana Produksi Film Pesta Babi: Duitnya dari Mana?

Pembekalan Taruna Akmil, Kasad Jenderal Maruli Ingatkan Ancaman terhadap Negara Terus Berkembang

Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:25 WIB
header img
Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan rombongan didampingi Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, kunjungan kerja di Akademi Militer (Akmil), Kamis (9/7/2026). (foto: istimewa)

MAGELANG, iNewsSemarang.id - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan rombongan didampingi Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, kunjungan kerja di Akademi Militer (Akmil), Kamis (9/7/2026). 

Kunjungan tersebut diisi dengan ceramah pembekalan kepada 517 Taruna Akademi Militer Tingkat III/Sersan Mayor Taruna (Sermatar) TP. 2025/2026 sebagai bekal menjadi calon perwira TNI AD.

Dalam arahannya, Kasad menegaskan bahwa para Taruna merupakan generasi yang dipersiapkan untuk memimpin TNI AD saat Indonesia memasuki usia 100 tahun kemerdekaan. 

“Karena itu, harus memiliki karakter yang kuat, wawasan yang luas, semangat belajar dan jiwa pengabdian yang tinggi demi mengawal Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Kasad juga menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi dan melimpahnya sumber daya alam menjadi modal besar bagi Indonesia untuk menjadi salah satu kekuatan dunia. Namun, peluang tersebut juga membawa tantangan yang semakin kompleks. 

“Maka sebagai seorang calon perwira harus menjaga kekompakan, meningkatkan kemampuan, serta siap menghadapi berbagai dinamika yang dapat mengancam kepentingan bangsa,” tegasnya.

Selain itu, Kasad  juga menekankan pentingnya membangun kemandirian industri pertahanan nasional. Ketergantungan terhadap alutsista impor harus dikurangi melalui penguatan industri dalam negeri, mulai dari produksi, pemeliharaan, hingga pengembangan teknologi. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat kesiapan tempur sekaligus menjaga kedaulatan negara.

Kasad juga mengingatkan bahwa ancaman terhadap negara terus berkembang. Tidak hanya ancaman konvensional, tetapi juga ancaman berbasis teknologi seperti serangan drone, rudal, hingga gangguan terhadap objek vital nasional. 

Karena itu, setiap calon perwira dituntut mampu berpikir cepat, menguasai teknologi dan memimpin satuan secara profesional dalam setiap penugasan.

Menutup pembekalannya, Kasad mengajak seluruh Taruna menjadikan kehormatan sebagai prajurit TNI AD sebagai pegangan utama dalam setiap pengabdian. Profesionalisme, loyalitas, disiplin, integritas dan keteladanan harus menjadi jati diri seorang perwira. 

Usai memberikan pembekalan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan ijazah kepada 517 Taruna sebagai tanda selesainya tahapan pendidikan sekaligus kesiapan mereka melanjutkan pembentukan menjadi perwira TNI AD.


 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut