get app
inews
Aa Text
Read Next : Bocoran Nama-Nama Diduga Terlibat Kasus Korupsi MBG, Ada Inisial NS hingga DZ

Prabowo Minta Kepala Daerah dan TNI-Polri Awasi Ketat Dapur MBG: Banyak yang Nyusup Jadi Maling

Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:22 WIB
header img
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA, iNewsSemarang.id - Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh kepala daerah hingga TNI-Polri ikut mengawasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dia mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan program MBG untuk melakukan penyimpangan.

Presiden Prabowo mengakui masih ada oknum yang diduga menyusup ke dalam pelaksanaan MBG untuk mencari keuntungan pribadi. "MBG kita teruskan, tapi kita mengerti dan kita sadar banyak juga yang nyusup ke tubuhnya MBG untuk jadi maling di situ," tegasnya.

Dia meminta gubernur, bupati, camat, hingga kepala desa mengawasi dapur MBG. Jika ditemukan dugaan penyimpangan, mereka diminta segera melaporkannya kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang atau langsung kepada dirinya.

"Maka saya minta gubernur, bupati, camat, kepala desa boleh meriksa semua dapur MBG. Saudara periksa. Laporkan ke Kepala BGN, kalau perlu lapor langsung ke saya," ujarnya.

Prabowo bahkan mempersilakan masyarakat menyampaikan laporan melalui media sosial apabila menemukan dugaan pelanggaran. "Gampang, ngomong di TikTok langsung aku kirim tim untuk selesaikan. Benar. Enggak usah susah-susah," ujarnya.

Prabowo juga meminta jajaran TNI dan Polri ikut mengawasi pelaksanaan program tersebut. Namun, dia mengingatkan agar pengawasan dilakukan untuk memastikan program berjalan baik, bukan untuk mencari keuntungan.

"Dandim, Kapolres, Kapolsek, silakan periksa. Periksa, periksa yang artinya baik. Jangan manggil-manggil mau ngerjain. Jangan," tegasnya. Dia juga mengingatkan agar tidak ada aparat yang meminta setoran kepada pengelola dapur MBG.

"Saya sudah lama jadi orang Indonesia, Saudara. Manggil-manggil minta setoran," tukasnya. Dia mengajak masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan Program MBG. 

Menurutnya, masyarakat kini memiliki akses untuk melaporkan berbagai dugaan penyimpangan. "Rakyat awasi. Rakyat sekarang tidak bodoh. Rakyat punya gadget," ujarnya.


 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut