Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Penjelasan Mendikdasmen
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Haru Anak Pengemudi Ojek di Semarang, Gagal Lolos Sekolah Negeri Diterima SMA Gratis

Senin, 13 Juli 2026 | 11:39 WIB
  • author Ahmad Antoni
Kisah Haru Anak Pengemudi Ojek di Semarang, Gagal Lolos Sekolah Negeri Diterima SMA Gratis
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat berdialog dengan siswa baru di SMA Laboratorium UPGRIS, Kota Semarang, yang merupakan program sekolah kemitraan Pemprov Jateng. (foto: istimewa)

SEMARANG, iNewsSemarang.id – Kisah haru datang dari Rafa Fidianto, anak seorang pengemudi ojek di Semarang, Jawa Tengah. Gagal diterima di sekolah negeri, dia tetap bisa melanjutkan pendidikan di sekolah gratis.

Pendidikan itu merupakan Program Sekolah Kemitraan Pemprov Jateng di SMA Laboratorium UPGRIS, Kota Semarang.

Program sekokah gratis Pemprov Jateng  ini terbukti menjadi solusi nyata bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera yang sebelumnya gagal lolos dalam seleksi sekolah negeri, agar tetap bisa melanjutkan masa depan mereka. 

“Sebelumnya saya sempat ikut mendaftar ke sekolah negeri, tetapi nilai saya tidak cukup. Saya senang bisa sekolah di sini karena bisa mendapat banyak teman,” kata Rafa saat berdialog dengan Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, Senin (13/7/20260.

Melalui pendidikan yang dijalani, ia berharap bisa mewujudkan cita-citanya, sehingga ia bisa membanggakan orang tuanya. Ia bercita-cita ingin menjadi tentara. 

Cerita lain datang dari Kamdani, buruh tani ini merasa lega bisa menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut secara gratis. Dengan penghasilan tidak menentu, sekitar Rp50 ribu hingga Rp70 ribu per hari, ia mengaku kesulitan apabila harus menanggung seluruh kebutuhan pendidikan anak ketiganya.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut