Kekeringan Landa Lereng Gunung Merapi, BPBD Droping Air Bersih ke Ribuan Warga Terdampak
Selain bantuan darurat, pemerintah juga menyiapkan solusi jangka panjang, melalui pembangunan jaringan pipa PDAM dari Tangkil menuju Tlogowatu. Jaringan tersebut ditargetkan mampu memenuhi kebutuhan air sekitar 60-70 persen warga yang selama puluhan tahun hidup tanpa sumber air tanah.
Kepala Pelaksana BPBD Klaten Syahruna mengatakan, wilayahnya memiliki potensi daerah kekeringan. Seperti yang terjadi di empat desa di empat desa di Tegalmulyo, Sidorejo, Tlogowatu, dan Kendalsari di Kecamatan Kemalang sejak pertengahan Mei 2026.
"Dropping air ini yaitu pertama atas usulan dari desa, kemudian kami menurunkan tim untuk cek kaitannya keberadaan air," kata Syahruna, di kantornya.
Hingga kini BPBD Klaten telah menyalurkan 236 tangki atau sekitar 1.180.000 liter air bersih. Tahun ini BPBD Klaten menyiapkan sekitar 1.000 tangki air bersih dan dukungan dari berbagai program CSR, untuk memastikan kebutuhan warga tetap terpenuhi selama musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga September, bahkan penyaluran bantuan disiapkan sampai Oktober.
"Musim kemarau tahun 2026 ini kemarau panjang, dan dampaknya bukan hanya untuk kekeringan saja termasuk karhutla (kebakaran hutan dan lahan), maka warga agar efisien dalam penggunaan air juga. Dari dampak yang panas sekali juga dari segi kesehatan juga, untuk diantisipasi," ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni