get app
inews
Aa Text
Read Next : Kisah Ngadiyanto, Belasan Tahun Hidup di Tengah Kepungan Rob Kini Punya Rumah Layak Huni

Tragis! 2 Bocah Hilang Tenggelam Diduga Terpeleset di Saluran Irigasi Singomerto Banjarnegara

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:48 WIB
header img
Tim SAR gabungan bersiap melakukan pencarian dua bocah yang tenggelam di salurang irigasi Singomerto. (foto: Dok Basarnas)

BANJARNEGARA, iNewsSemarang.id - Dua anak dilaporkan tenggelam di Irigasi Singomerto, Desa Kalibenda, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara. Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang melalui Pos SAR Wonosobo memberangkatkan satu tim rescue untuk melaksanakan operasi pencarian terhadap kedua bocah tersebut.

“Benar kami menerima informasi bahwa kemarin sore ada dua bocah yang diduga tenggelam di saluran irigasi Singomerto Kalibenda dan saat ini sudah kami berangkatkan satu tim untuk melakukan pencarian” ungkap Budiono, Kepala Kantor SAR Semarang, Kamis (16/7).

Berdasarkan informasi yang diterima, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (15/7) sore sekira pukul 17.00 WIB. Saksi atas nama Sahid (40) sebelumnya pukul 16.30 WIB masih melihat kedua korban, Muhammad Fadli Al Fayad (10), warga Dusun Bantarsari RT 02/RW 02, Desa Kalibenda, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, dan Zafran (12), warga Desa Kalibenda RT 01/RW 02, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, sedang bermain di sekitar Irigasi Singomerto.

Namun, tak lama sekira jam 5 sore saksi tak lagi melihat kedua bocah tersebut tepatnya di bawah jembatan kalibenda. Diduga keduanya terpeleset hingga tercebur dan tenggelam di saluran irigasi yang berkedalaman kurang lebih 1,5 meter tersebut.

“Warga sekitar sudah berupaya melakukan pencarian secara mandiri sesaat setelah kejadian. Namun karena cukup dalam dan airnya juga cukup keruh, hingga malam kedua korban belum ditemukan, akhirnya warga melaporkan kejadian ini ke kami” ungkapnya.

Saat ini tim SAR gabungan tengah melaksanakan pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan melakukan penyisiran pada aliran irigasi serta area yang diperkirakan menjadi lokasi korban tenggelam. Selain penyisiran, tim juga melakukan penyelaman di titik-titik yang dalam yang diduga korban berada.

“Hari ini cuaca cerah dan arus juga sudah tidak ada karena kemarin pintu air irigasi sudah ditutup. Semoga kedua korban bisa segera ditemukan tim,” ujarnya.
 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut