get app
inews
Aa Text
Read Next : Munas BEM SI di Semarang, Ahmad Luthfi Ajak Mahasiswa Terlibat dalam Pembangun Daerah

24.000 Pelajar Indonesia Tempuh Pendidikan di Taiwan, Sekolah Menengah hingga Program Doktoral

Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:34 WIB
header img
Sejumlah pelajar SMA mencari informasi pendidikan di salah satu stand Taiwan Higher Education Fair Indonesia di Semarang. (Foto: iNewsSemarang.id)

SEMARANG, iNewsSemarang.id - Sebanyak 49 universitas ternama Taiwan meramaikan kegiatan bertajuk Taiwan Higher Education Fair Indonesia di The Suri Ballroom Queen City Mall Semarang, Selasa (4/8/2026). 

Pameran pendidikan yang digelar Ikatan Citra Alumni Taiwan Indonesia (ICATI) ini bukan sekadar memperkenalkan kampus-kampus luar negeri, tetapi juga membuka cakrawala baru bagi ribuan pelajar Indonesia yang bermimpi menimba ilmu di tingkat internasional.

Pemprov Jateng memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurut Kepala Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah, dan Kerja Sama Setda Provinsi Jawa Tengah, Edy Iswanto, kegiatan ini menjadi jembatan penting yang menghubungkan generasi muda dengan berbagai peluang pendidikan, beasiswa, serta pengalaman internasional yang akan memperkuat daya saing mereka di masa depan.

Alternatif Pendidikan Berkualitas

Dia mengatakan, kehadiran puluhan perguruan tinggi dari Taiwan memberikan alternatif pendidikan berkualitas sekaligus memperluas wawasan para pelajar. Di era ketika inovasi dan teknologi berkembang begitu cepat, kemampuan akademik saja tidak lagi cukup. 

Generasi muda juga dituntut memiliki jejaring global, kemampuan beradaptasi lintas budaya, serta pengalaman internasional yang akan menjadi modal berharga memasuki dunia kerja.

Antusiasme pelajar yang memadati arena pameran menjadi gambaran nyata bahwa semakin banyak anak muda Indonesia berani bermimpi lebih besar. Mereka datang untuk mencari informasi mengenai program studi, beasiswa, hingga peluang membangun masa depan di salah satu negara dengan kemajuan teknologi terbaik di Asia.

Ketua Umum ICATI, Hengky Lau, mengungkapkan, hubungan pendidikan antara Indonesia dan Taiwan terus berkembang positif. Berdasarkan data terbaru, saat ini terdapat lebih dari 24 ribu pelajar Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Taiwan, mulai dari jenjang sekolah menengah hingga program doktoral. Jumlah tersebut menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap kualitas pendidikan tinggi di Taiwan.

Hengky juga menepis anggapan bahwa bahasa menjadi hambatan utama. Banyak universitas di Taiwan kini membuka program internasional berbahasa Inggris, terutama untuk jenjang magister dan doktor. Sementara bagi mahasiswa sarjana, pembelajaran bahasa Mandarin justru menjadi nilai tambah yang memperkaya kompetensi mereka untuk bersaing di tingkat global.

Ramah bagi Mahasiswa Indonesia

Tak hanya unggul dalam kualitas pendidikan, Taiwan juga dinilai semakin ramah bagi mahasiswa Indonesia, termasuk mahasiswa muslim. Fasilitas musala, kemudahan memperoleh makanan halal, serta keberadaan ratusan ribu warga Indonesia di Taiwan menjadi faktor yang membantu mahasiswa baru lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan dan budaya setempat.

Menariknya lagi, pemerintah Taiwan memberikan kesempatan kepada mahasiswa internasional untuk mengikuti program magang maupun bekerja paruh waktu hingga 20 jam setiap minggu. Kebijakan tersebut memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman profesional sekaligus meningkatkan kemandirian finansial tanpa mengganggu proses perkuliahan.

Biaya Hidup Relatif Terjangkau

Ketua ICATI Jawa Tengah, Fandi Chandra, menyebut ada 49 universitas ternama Taiwan hadir langsung memberikan informasi kepada calon mahasiswa. Kehadiran puluhan kampus tersebut memungkinkan para pelajar memperoleh penjelasan secara langsung mengenai program pendidikan, fasilitas kampus, hingga prospek karier setelah lulus.

Dia optimistis minat pelajar Indonesia, khususnya dari Jawa Tengah, untuk melanjutkan studi ke Taiwan akan terus meningkat. Selain kualitas pendidikan yang diakui dunia, biaya kuliah maupun biaya hidup di Taiwan dinilai relatif terjangkau sehingga memberikan kesempatan lebih luas bagi mahasiswa Indonesia untuk mewujudkan impian belajar di luar negeri.

Bidang teknologi, rekayasa, bisnis, hingga kecerdasan buatan menjadi beberapa program studi yang paling diminati. Pilihan tersebut sejalan dengan kebutuhan dunia kerja yang kini semakin mengandalkan penguasaan teknologi digital dan inovasi sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi.

Harapan Baru Lahirnya Generasi Berwawasan Internasional

Taiwan Higher Education Fair Indonesia menghadirkan harapan baru bagi lahirnya generasi Indonesia yang berwawasan internasional. Di balik setiap stan universitas, tersimpan kesempatan untuk mengubah masa depan, memperluas mimpi, dan membangun kompetensi yang dibutuhkan dunia.

Ketika semakin banyak anak muda Indonesia berani melangkah keluar dari zona nyaman untuk belajar di tingkat global, sesungguhnya mereka sedang membawa nama bangsa menuju masa depan yang lebih kompetitif. 

Dari Semarang, semangat itu tumbuh bahwa pendidikan tidak mengenal batas geografis, dan setiap mimpi besar selalu dimulai dari keberanian untuk mengambil kesempatan.
 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut