get app
inews
Aa Text
Read Next : Daop 4 Semarang Catat 183 Tumbler Penumpang KA Tertinggal di Kereta dan Stasiun Selama 6 Bulan

Jejak Arthur Rimbaud, Dubes Prancis Napak Tilas Warisan Sejarah Perkeretaapian di Daop 4 Semarang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:16 WIB
header img
Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, Monsieur Fabien Penone napak tilas. (foto: istimewa)

Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, *Monsieur Fabien Penone*, menegaskan bahwa napak tilas ini merupakan momentum untuk memperkenalkan kembali kepada masyarakat Prancis, khususnya para penikmat karya-karya Arthur Rimbaud, bahwa sang penyair pernah menginjakkan kaki di Indonesia, termasuk melalui jalur perkeretaapian yang menghubungkan Stasiun Kedungjati, Stasiun Tuntang, hingga Ambarawa.

"Bagi masyarakat Prancis, Semarang merupakan tujuan paling jauh yang pernah dicapai Arthur Rimbaud dalam perjalanannya pada masa itu. Melalui napak tilas ini, kami ingin mempopulerkan kembali jejak tersebut agar semakin dikenal oleh publik di Prancis,” ujar Monsieur Fabien Penone.

“Kami juga berharap sejarah ini dapat menjadi daya tarik yang mendorong lebih banyak wisatawan Prancis berkunjung ke lokasi-lokasi bersejarah yang berkaitan dengan perjalanan Arthur Rimbaud di Indonesia," ujarnya.

Momentum 150 Tahun Perjalanan Arthur Rimbaud

Momentum peringatan 150 tahun perjalanan Arthur Rimbaud menjadi pengingat bahwa jalur kereta api di Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi saksi perjalanan sejarah, budaya, dan peradaban yang menghubungkan berbagai bangsa.

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan bahwa kehadiran Duta Besar Prancis beserta rombongan merupakan kehormatan sekaligus bentuk pengakuan terhadap nilai historis yang dimiliki jaringan perkeretaapian di Jawa Tengah.

"Perkeretaapian tidak hanya menghubungkan kota dengan kota, tetapi juga menghubungkan sejarah, budaya, dan peradaban. Jejak Arthur Rimbaud menunjukkan bahwa lebih dari satu abad lalu, jalur kereta api di Jawa telah menjadi bagian dari perjalanan sejarah dunia. PT KAI memiliki tanggung jawab untuk menjaga warisan tersebut agar tetap lestari, relevan, dan dapat terus memberikan nilai edukasi bagi masyarakat maupun generasi mendatang," kata Luqman.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut