Realisasi Anggaran Kodam IV Diponegoro Capai 66 Persen, Paling Banyak untuk Belanja Pegawai
Sejumlah persoalan dalam pelaksanaan program dan perbendaharaan juga menjadi perhatian. Di antaranya masih adanya temuan hasil audit, penyerapan anggaran yang belum sepenuhnya sesuai Rencana Penarikan Dana (RPD), serta perencanaan belanja pegawai yang belum cermat pada beberapa satuan hingga berpotensi menimbulkan pagu minus.
Selain itu, masih ditemukan satuan yang belum sepenuhnya memenuhi ketentuan terkait kelengkapan Wabku di lingkungan TNI AD. Berbagai persoalan tersebut menjadi bahan evaluasi agar segera ditindaklanjuti dan tidak menghambat pelaksanaan program kerja berikutnya.
Pangdam meminta seluruh Komandan dan Kepala Satuan Kerja menjadikan hasil evaluasi sebagai bahan untuk memperbaiki pelaksanaan program. Setiap kegiatan harus dikerjakan tepat waktu, tertib administrasi, serta tetap mengutamakan kualitas dan pencapaian sasaran.
Forum evaluasi juga dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi antar satuan. Para peserta diminta mencermati materi yang disampaikan dan aktif bertukar informasi mengenai kendala yang dihadapi, sehingga solusi dapat dirumuskan bersama sesuai kondisi masing-masing satuan.
Melalui evaluasi secara berkala, Kodam IV/Diponegoro terus mendorong pengelolaan program dan anggaran yang semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Langkah tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh program kerja dapat memberikan hasil optimal dalam mendukung tugas pokok Kodam IV/Diponegoro.
Editor : Ahmad Antoni