Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Ismi Ulfaida, Anak Buruh Tani Jadi Paskibraka Nasional, Terharu Tampil di Hadapan Prabowo
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Anak Petani Jadi Paskibraka Jateng, Bercita-cita Jadi Kowad dan Ingin Banggakan Sang Ibu

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:35 WIB
  • author Ahmad Antoni
Kisah Anak Petani Jadi Paskibraka Jateng, Bercita-cita Jadi Kowad dan Ingin Banggakan Sang Ibu
Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026. (foto: istimewa)

SEMARANG, iNewsSemarang.id – Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026, resmi dikukuhkan oleh Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang pada Sabtu (15/8).

Pasukan beranggotakan 45 siswa itu akan bertugas dalam upacara bendera saat peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 RI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota  Semarang, pada 17 Agustus 2026.

Salah satu Paskibraka dari SMK Negeri 1 Purworejo, Marsela Agustin mengaku bangga dan terharu setelah resmi dikukuhkan. Menjadi Paskibraka tingkat provinsi, kata dia, merupakan sesuatu yang sebelumnya tidak disangka.

“Saya tidak menyangka dapat menjadi Paskibraka tingkat provinsi. Langkah awal yang saya lakukan dengan belajar sungguh-sungguh dan giat mengikuti ekstrakurikuler Paskibraka,” ungkapnya.

Sejak mengikuti pemusatan latihan mulai 3 Agustus di Asrama asrama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Jateng, Ia mengaku mendapat banyak pengalaman. Ia belajar tentang kedisiplinan, keberanian, ketaatan, kemandirian, hingga tanggung jawab.

“Di sana saya mempelajari banyak hal. Saya menjadi pribadi yang lebih baik, mandiri, dan bertanggung jawab. Fasilitasnya sangat bagus dan makanannya juga terjamin, bergizi, dan enak semua,” ujarnya.

Marsela yang merupakan putri seorang petani itu bercita-cita menjadi Kowad. Ia mengatakan pencapaiannya sebagai Paskibraka tingkat provinsi juga menjadi kebanggaan bagi orang tuanya, khususnya sang ibu yang sejak kecil berharap dirinya dapat mencapai hal tersebut.

Setali tiga uang, Arkan Syafri Faidlurrahman, siswa MAN 1 Magelang, juga mengaku tidak menyangka bisa terpilih hingga tingkat provinsi. Ia terlebih dahulu mengikuti seleksi di tingkat Kabupaten Magelang sebelum mendapat kesempatan mewakili daerahnya di tingkat Jawa Tengah.

“Saya memiliki niat kuat karena ingin membanggakan orang tua dan ingin menambah prestasi serta pengalaman dari diri saya sendiri,” ujar Arkan.

Arkan bercita-cita menjadi prajurit TNI, mengikuti jejak ayahnya. Ia bersyukur mendapat kesempatan menjadi Paskibraka tingkat provinsi dan berusaha memaksimalkan pengalaman tersebut.

Selama menjalani pemusatan latihan, Arkan mengatakan kedisiplinan menjadi bagian penting dalam kesehariannya. Ia juga mengapresiasi fasilitas dan pola makan yang diberikan selama pelatihan.

“Fasilitasnya sangat baik, makanannya terjaga, gizinya juga terjaga, makan teratur, lingkungan yang sehat, rapi, dan aman,” katanya.

Kini, setelah resmi dikukuhkan, 45 Paskibraka Provinsi Jawa Tengah 2026 bersiap menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, 17 Agustus mendatang.

Rencananya, lebih dari 1.000 peserta akan mengikuti upacara pengibaran bendera merah putih di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota  Semarang. Peserta terdiri dari elemen masyarakat, TNI, Polri, maupun ASN Pemprov Jateng.

Sementara itu, Taj Yasin mengatakan cita-cita mereka beragam, mulai dari ASN, jaksa, TNI, polisi, pramugari, hingga dosen. Apa pun profesi yang dipilih kelak, ia meminta mereka tetap memegang integritas dan mengutamakan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami titipkan integritas, pengabdian kepada masyarakat. Yang mau jadi ASN, ya jadi ASN yang baik, memberikan pelayanan yang baik. Yang jadi TNI, polisi, termasuk yang menjadi pramugari, lalu ada yang ingin mengajar di kampus,” kata Wagub dua periode itu. 

Selain integritas, ia meminta para Paskibraka mempertahankan kedisiplinan yang telah mereka dapatkan selama mengikuti pemusatan latihan. Menurutnya, kedisiplinan bukan hanya diperlukan saat menjalankan tugas sebagai Paskibraka, tetapi harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kedisiplinan yang saat ini sudah dilatih untuk menjadi Paskibra ini harus diterapkan, dibawa ke rumah masing-masing dan ditularkan kepada yang lain,” ujarnya.

Pria yang akrab Gus Yasin juga berpesan agar para Paskibraka menjaga kesehatan menjelang pelaksanaan tugas pengibaran bendera pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2026.

“Jaga kesehatan, banggakan orang tua dan resapi bahwa mengibarkan bendera meneruskan perjuangan para leluhur kita,” ujarnya.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut