Waspada Banjir Rob akibat Fenomena Bulan Purnama hingga 4 September, Pesisir Jateng Siaga
JAKARTA, iNewsSemarang.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob yang akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Banjir rob diprediksi terjadi pada periode 21 Agustus-4 September 2026.
BMKG menyebut fenomena fase bulan purnama yang diperkirakan terjadi pada 28 Agustus 2026 berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum. "Kondisi tersebut dapat memicu banjir pesisir di sejumlah wilayah yang berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut," jelas BMKG dalam keterangan tertulisnya.
Potensi banjir rob tersebut secara umum dapat berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan wilayah pesisir. Dampaknya antara lain terhadap kegiatan bongkar muat di pelabuhan, permukiman pesisir, tambak garam, serta aktivitas perikanan darat. BMKG mengimbau masyarakat yang berada di wilayah pesisir untuk selalu waspada dan siaga dalam mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut.
"Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Maksimum Air Laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG," imbau BMKG.
Berikut wilayah yang berpotensi mengalami banjir pesisir atau rob periode 21 Agustus hingga 4 September 2026:
1. Pesisir Sumatera Utara:
Pesisir Medan Belawan, Pesisir Medan Labuhan, Pesisir Medan Marelan: 28 - 31 Agustus 2026.
2. Pesisir Riau:
Pesisir Rokan Hilir, Pesisir Dumai, Pesisir Bengkalis, Pesisir Kepulauan Meranti, Pesisir Indragiri Hilir: 30 Agustus - 1 September 2026.
Editor : Ahmad Antoni