Rekayasa Lalu Lintas saat MTQN XXXI di Semarang, Polda Jateng: Mohon Maaf jika Ada Ketidaknyamanan
SEMARANG, iNewsSemarang.id - Polda Jawa Tengah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Semarang apabila rangkaian MTQ Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026 yang berlangsung pada Sabtu (12/9), menimbulkan ketidaknyamanan, khususnya akibat adanya rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas di kawasan Simpang Lima maupun sejumlah titik lainnya.
Rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran rangkaian kegiatan MTQN XXXI, khususnya Pawai Ta’aruf pada pagi hari dan pembukaan MTQN di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, pada sore hingga malam hari. Pengaturan arus dilakukan secara situasional dengan menyesuaikan kondisi dan pergerakan kegiatan di lapangan.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir maupun menghentikan aktivitasnya karena adanya rangkaian MTQN. Masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas dan perjalanan seperti biasa dengan menyesuaikan waktu serta rute perjalanan apabila melintasi kawasan yang terdampak rekayasa.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila besok terdapat ketidaknyamanan akibat adanya rekayasa lalu lintas di sekitar Simpang Lima dan sejumlah titik lainnya. Namun kami tegaskan, masyarakat tetap dapat beraktivitas seperti biasa,” kata Kombes Yuliyanto, Jumat (11/9)
Rekayasa Lalu Lintas Langkah Situsional
Menurutnya, rekayasa lalu lintas merupakan langkah situasional untuk menjaga kelancaran pergerakan peserta kegiatan sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat agar mobilitas tetap dapat berlangsung dengan baik.
Petugas di lapangan akan melakukan pengaturan dan pengalihan arus sesuai kondisi aktual. Karena itu, masyarakat yang bepergian melalui pusat Kota Semarang diharapkan memperhatikan informasi lalu lintas, mengikuti rambu serta arahan petugas dan memilih jalur alternatif apabila diperlukan.
Editor: Ahmad Antoni