5 Kejadian Kebakaran Landa Kawasan Jalur KA, Daop 4 Semarang Tingkatkan Kewaspadaan
Selanjutnya, pada Selasa (8/9), kebakaran lahan kering terjadi di sekitar KM 148+900, Desa Slerok, Tegal. Berdasarkan informasi awal, api muncul dari area lahan dan rumput kering kemudian merembet ke area di sekitarnya. Petugas KAI bersama warga melakukan penanganan awal sebelum pemadam kebakaran tiba di lokasi dan api berhasil dipadamkan. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kejadian berikutnya terjadi pada Selasa (15/9) sekitar pukul 17.42 WIB, berupa titik api di sekitar KM 48+700/800 petak jalan Karangjati–Sedadi, pada jalur hilir. Berdasarkan informasi awal, titik api diduga berasal dari pembakaran sisa hasil panen di sekitar lokasi. Setelah menerima informasi, petugas KAI segera melakukan koordinasi dengan PPKA Stasiun Sedadi dan PPKA Stasiun Kedungjati.
Petugas Pemeriksa Jalan (PPJ) kemudian melakukan penanganan dan pada pukul 17.49 WIB titik api berhasil dipadamkan. Selanjutnya, pada pukul 17.50 WIB lokasi dinyatakan aman oleh petugas PPJ. Kejadian tersebut tidak mengakibatkan gangguan terhadap perjalanan KA.
Pada Rabu (16/9) sekitar pukul 08.22 WIB, petugas KAI memperoleh informasi adanya titik api di dekat jalur hilir KM 105 petak jalan Comal–Petarukan. Informasi tersebut diketahui oleh Deputy Daop 4 Semarang saat melakukan pemeriksaan lintas Semarang–Tegal.
Menindaklanjuti informasi tersebut, pada pukul 08.23 WIB KAI segera melakukan koordinasi dengan PPKA Stasiun Comal, Pusat Pengendalian Operasi (Pta), serta dinas terkait untuk melakukan penanganan dan pemantauan kondisi di lokasi. Informasi mengenai penyebab titik api dan kondisi perjalanan KA masih dalam pemantauan.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif menjelaskan, kondisi lingkungan yang lebih kering selama musim kemarau perlu menjadi perhatian bersama karena api dapat lebih mudah merambat, khususnya pada area yang terdapat material mudah terbakar.
Editor: Ahmad Antoni