Berprestasi di MTQ Nasional 2026, Kafilah Jateng Diganjar Bonus Uang Pembinaan hingga Umrah
Hal senada dirasakan Zumrotul Luthfiyyah, kafilah asal Kabupaten Rembang yang meraih terbaik pertama cabang Tafsir Bahasa Inggris Putri.
Bagi Zumrotul, apresiasi dari Pemprov Jateng bukan hanya soal nominal hadiah. Ia mengaku senang karena penghargaan juga diberikan kepada peserta yang belum meraih juara.
“Alhamdulillah, bersyukur senang banget atas apresiasi yang sudah diberikan oleh Bapak Gubernur,” ucapnya.
Prestasi Zumrotul kali ini juga menjadi cerita tersendiri. Ia sebelumnya pernah mengikuti cabang tahfiz 10 juz dan 20 juz. Pada MTQ Nasional 2024, ia mengikuti Tafsir Bahasa Inggris dan meraih harapan ketiga.
Dua tahun berselang, ia kembali mengikuti cabang yang sama. Kali ini, hasilnya jauh berbeda. Zumrotul berhasil menjadi terbaik pertama. “Ini menurut saya cabang yang paling sulit yang pernah saya ikuti,” katanya.
Menurut Zumrotul, capaian tersebut tidak datang secara mendadak. Peserta yang ingin berprestasi di MTQ perlu mempersiapkan diri jauh sebelum perlombaan dimulai.
Ia berharap pembinaan peserta MTQ berikutnya dapat dilakukan sejak jauh hari. Persiapan tidak hanya menyangkut kemampuan peserta, tetapi juga kenyamanan dan ketenangan mereka menjelang tampil.
“Kalau untuk teman-teman yang lain mungkin disiapkan dari sekarang karena kan kebanyakan yang juara-juara itu mulainya enggak secara mendadak, belajarnya enggak secara mendadak,” katanya.
Editor: Ahmad Antoni