Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : KAI Daop 4 Bantu 30 Tandon hingga 4 Sumur Bor untuk Warga di Wilayah Stasiun Tanggung dan Kedungjati
Advertisement . Scroll to see content

HUT ke-81 KAI, Argo Merbabu Hadirkan Vintage Livery yang Terinspirasi Kereta Seri ABL-9000

Senin, 28 September 2026 | 17:16 WIB
  • author Ahmad Antoni
HUT ke-81 KAI, Argo Merbabu Hadirkan Vintage Livery yang Terinspirasi Kereta Seri ABL-9000
KA Argo Merbabu dengan vintage livery yang terinspirasi dari kereta seri ABL-9000, kereta yang memiliki catatan penting dalam perkembangan layanan kereta api di Indonesia pada DKA. (foto: iNewsSemarang.id)

Melalui pembacaan puisi tersebut, stasiun tidak hanya dipandang sebagai tempat kedatangan dan keberangkatan kereta, tetapi juga sebagai ruang yang menyimpan berbagai cerita manusia: tentang perjalanan, pertemuan, perpisahan, kota, dan perubahan zaman.

Bagi KAI Daop 4 Semarang, kehadiran puisi tersebut melengkapi cerita yang dibawa oleh vintage livery KA Argo Merbabu.

Jika vintage livery menghadirkan kembali wajah kereta dari masa lalu, maka puisi menghadirkan kembali cerita dan rasa yang tumbuh di sekitar perjalanan kereta api.

“Kereta api dan sastra memiliki satu ruang pertemuan yang sama, yaitu manusia dan perjalanannya. Stasiun menjadi tempat banyak cerita dimulai maupun berakhir. Karena itu, melalui pembacaan puisi di Stasiun Tawang, kami ingin menghadirkan cara lain untuk melihat perjalanan kereta api, tidak hanya dari sisi sarana dan perjalanan, tetapi juga dari sisi budaya dan cerita manusia,” kata Luqman.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari semangat KAI untuk terus merawat keterhubungan antara sejarah, perjalanan kereta api, dan kehidupan masyarakat.

Stasiun Semarang Tawang sendiri memiliki perjalanan sejarah yang panjang. Stasiun tersebut dibangun pada 1914 dan merupakan pengganti stasiun NIS sebelumnya yang sudah tidak lagi mampu menampung pertumbuhan aktivitas perjalanan kereta api.

Dengan mempertemukan vintage livery KA Argo Merbabu dan pembacaan puisi “Di Stasiun Tawang”, KAI Daop 4 Semarang menghadirkan perayaan HUT ke-81 yang mengajak masyarakat melihat perjalanan kereta api dari dua sisi: warisan sejarah yang terus dirawat dan cerita manusia yang terus tumbuh di dalamnya.

“81 tahun KAI adalah perjalanan yang panjang. Kami ingin merayakannya dengan mengingat dari mana perjalanan ini berasal, menghargai cerita yang telah menjadi bagian dari sejarah, sekaligus terus melangkah bersama masyarakat. Semoga rangkaian kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal dan menikmati kembali sejarah perkeretaapian melalui cara yang lebih dekat,” ujarnya.
 

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut