Ambal Warsa ke-346 Kartasura Resmi Dimulai, Berikut Rangkaian Kegiatan dan Puncak Acaranya
“Saya sangat mengapresiasi terselenggaranya Ambal Warsa Kartasura ke-346. Pada malam hari ini sangat meriah, dibuka dengan doa dari beberapa tokoh pemuka agama, kemudian dilanjutkan dengan tari dan angklung. Sangat luar biasa,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan seni dan budaya yang digelar di Kartasura dapat memperoleh dukungan lebih besar dari Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.
Reza juga mendorong agar Dinas Pariwisata serta Dinas Kebudayaan memberikan dukungan lebih optimal terhadap kegiatan kebudayaan yang melibatkan masyarakat.
“Saya berharap bantuan-bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sukoharjo bisa lebih disalurkan untuk acara-acara seperti ini. Saya juga memohon kepada Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan agar lebih memberikan dukungan dan bantuan, sehingga acara seperti ini bisa terselenggara lebih baik dan semakin meriah,” ujarnya.
Semangat persatuan menjadi pesan kuat dalam pembukaan Ambal Warsa Kartasura ke-346. Doa lintas agama menunjukkan bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan dalam menjaga kebersamaan.
Sementara pertunjukan seni, tari dan angklung menjadi gambaran bahwa warisan budaya tidak hanya dirawat sebagai peninggalan sejarah, tetapi juga dapat terus dihidupkan melalui kreativitas generasi masa kini.
Rangkaian Ambal Warsa Kartasura ke-346 akan berlanjut hingga 11 Oktober 2026 dengan berbagai agenda budaya dan ekonomi kreatif.
Puncaknya, masyarakat akan disuguhi Kirab Budaya dan Kartasura Royal Ethno Carnival, yang menjadi penutup rangkaian peringatan Ambal Warsa Kartasura tahun ini.
Editor: Ahmad Antoni