Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Peringati Pertempuran Lima Hari di Semarang, Agustina Libatkan Generasi Muda Perkuat Patriotisme
Advertisement . Scroll to see content

Peristiwa 14 Oktober: Sejarah dan Kisah Heroik di Balik Pertempuran Lima Hari di Semarang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:12 WIB
  • author Ahmad Antoni
Peristiwa 14 Oktober: Sejarah dan Kisah Heroik di Balik Pertempuran Lima Hari di Semarang
Teatrikal pertempuran lima hari di Semarang, di kawasan bundaran Tugu Muda. (Foto IG @pertempuran5harismg)

Pada 14 Oktober siang hingga sore kondisi sudah terasa mencekam akibat ngamuknya pemuda. Mendapati keadaan tersebut Mayor Kido pada Minggu (14/10/1945) memerintahkan pasukan turun ke Semarang dari beberapa jalur yang menghubungkan dari arah selatan. Banyak peristiwa pertempuran di hari minggu malam tersebut.

Dengan senjata dan amunisi seadanya, pemuda Semarang melawan Jepang. Peristiwa penting yang terjadi kala itu adalah gugurnya dr Kariyadi yang merupakan kepala Laboratorium RS Purusara (sekarang RSUP Dr Kariadi). 

Dokter Kariyadi gugur ditembak Jepang di sekitar Jalan Pandanaran, lepas Magrib saat hendak memeriksa tandon air minum Wungkal yang dikabarkan telah diracun Jepang.

Sejak saat itulah pertempuran heroik berkecamuk. Beberapa tokoh penting yang memiliki peranan menggalang pemuda dan rakyat untuk bertempur antara lain Budancho Moenadi. 

Pria asal Pati yaang selanjutnya menjabat Gubernur Jateng ini pernah membawa dan mengumpulkan pasukan dari beberapa daerah seperti Pati, Demak, Kudus dan Purwodadi untuk merencanakan Serangan Umum Semarang untuk menyerang Jepang dari basis pertahanan di daerah Kaligawe.

Namun sayangnya ketika hendak menyerang dari Kampung Batik, Jepang telah mengetahui tanda-tanda serangan dan terlebih dahulu membakar Kampung Batik.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut