Antisipasi Musim Penghujan, Daop 4 Semarang Petakan Daerah Rawan Bencana dan Normalisasi Jalur KA
SEMARANG, iNewsSemarang.id - PT Kereta Api Indonesia Daop 4 Semarang meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem melalui pemeriksaan dan pemantauan intensif di sejumlah Daerah Pantauan Khusus (Dapsus).
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan prasarana akibat hujan lebat, banjir, genangan air, luapan sungai, longsor, maupun pergerakan tanah yang dapat menggangu keselamatan perjalanan kereta api.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif menyebutkan, terdapat 13 titik Dapsus yang menjadi perhatian khusus, terdiri atas 7 titik rawan banjir atau genangan, 2 titik rawan longsor atau pergerakan tanah, serta 4 titik dengan potensi kerawanan lainnya.
Penetapan lokasi tersebut didasarkan pada hasil pendataan dan evaluasi teknis dengan mempertimbangkan kondisi tanah, badan jalan rel, drainase, lereng, serta kedekatan dengan aliran sungai.
“Daerah Pantauan Khusus menjadi salah satu fokus perhatian kami, terutama dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem. Pemeriksaan dilakukan secara berkala untuk mendeteksi potensi kerawanan sejak dini dan memastikan penanganan sesuai kondisi serta kebutuhan teknis di lapangan,” ujar Luqman, Sabtu (17/10).
Pemeriksaan meliputi kondisi rel, bantalan, balas, tubuh badan jalan rel, lereng, talud, saluran air, gorong-gorong, jembatan, serta bangunan pendukung lainnya.
KAI juga meningkatkan frekuensi pemantauan, memperkuat koordinasi antarpersonel, dan memastikan kesiapan petugas, material, serta peralatan untuk mengantisipasi kondisi darurat. Apabila ditemukan indikasi gangguan, langkah pengamanan operasional dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan penilaian teknis.
Editor: Ahmad Antoni