Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Letjen Lucky Avianto Komandan Upacara HUT ke-81 TNI, Jenderal Kopassus Eks Danyonif Banteng Raiders
Advertisement . Scroll to see content

Kopassus soal Kematian Letda Jihad: Korban Tertembak di Gudang Senjata karena Pistol Meledak

Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:08 WIB
  • author Fahmi Firdaus
Kopassus soal Kematian Letda Jihad: Korban Tertembak di Gudang Senjata karena Pistol Meledak
Ilustrasi, Komando Pasukan Khusus (Kopassus). (foto: istimewa)

JAKARTA, iNewsSemarang.id –  Komando Pasukan Khusus (Kopassus) memberikan penjelasan terkait seorang perwira pertama, Letda Inf Jihad Ahmad Al Rasyid yang meninggal dunia akibat tertembak. Sebelumnya, korban diduga ditembak rekan sejawatnya saat bertugas di Solo, Jawa Tengah. 

Kepala Penerangan Kopassus, Kolonel Indra Mardianto menyatakan, insiden tersebut murni disebabkan oleh faktor kelalaian dan ketidaksengajaan yang terekam kamera pengawas (CCTV). Kejadian tertembaknya korban di gudang senjata karena pistol meledak. 

‘’Pihak Kopassus membantah spekulasi adanya penembakan sengaja oleh rekan sejawat dalam insiden tersebut,’’ tegas Kolonel Indra dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).

Namun dia menegaskan, untuk memastikan transparansi hukum, kasus ini segera dilimpahkan ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) Surakarta untuk proses penyelidikan lebih mendalam. 

Letda Jihad, merupakan anggota dari Batalyon 26 Grup 2 Kopassus yang bermarkas di Kandang Menjangan, Surakarta. Korban merupakan putra kedua dari Kapenrem 181/PVT Sorong, Mayor Inf Triyana dan Sekretaris Dinas PM-PTSP Kota Sorong, Zainab Jelfoom.

Jenazah almarhum telah dimakamkan secara militer di Taman Makam Bahagia Kota Sorong, Papua Barat Daya. Kedatangan jenazah dikawal langsung oleh Dangrup 2 Kopassus, Brigjen TNI Edwin Apria Candra.


 

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut