Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Seluruh Prajurit TNI Siaga 1, Berikut Isi Lengkap Telegram Instruksi Jenderal Agus Subiyanto
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Tragis Taufiq Muhammad, dari Sopir Taksi Jadi Tentara Rusia dan Tewas dalam Perang Ukraina

Minggu, 01 November 2026 | 09:28 WIB
  • author Muhaimin
Kisah Tragis Taufiq Muhammad, dari Sopir Taksi Jadi Tentara Rusia dan Tewas dalam Perang Ukraina
Taufiq Muhammad, pria warga negara Indonesia yang jadi tentara Rusia dan tewas dalam perang melawan Ukraina. Dia sebelumnya pernah jadi sopor taksi di Jakarta. Foto/HUR

Rendi sebelumnya mengatakan kepada keluarganya bahwa dirinya direkrut untuk bekerja di bidang logistik. HUR sebelumnya juga menemukan pola perekrutan serupa. Pada Januari, badan intelijen tersebut mengidentifikasi seorang warga Filipina yang tewas dalam serangan militer di Oblast Donetsk setelah hanya menjalani pelatihan selama satu minggu. 

Seorang warga Nigeria berusia 34 tahun juga tewas di Oblast Kharkiv setelah menjalani pelatihan dengan durasi serupa, menurut keterangan HUR pada Mei. Kementerian Luar Negeri Ukraina mencatat sedikitnya 2.982 warga Afrika telah direkrut ke dalam militer Rusia. 

Sebanyak 486 orang di antaranya dilaporkan tewas. Menurut HUR, menjelang KTT Rusia-Afrika, yang telah berlangsung pada 28–29 Oktober, Moskow menjalin sejumlah kesepakatan di bidang militer dan akses pelabuhan dengan beberapa negara Afrika.

Kesepakatan tersebut akan membantu memperluas operasi Africa Corps milik Rusia, yakni pasukan yang beroperasi di benua Afrika dan berada di bawah kendali Kementerian Pertahanan Rusia, menurut laporan Army Inform. 

Setiap warga negara asing yang berhasil diidentifikasi Ukraina memberikan bukti terdokumentasi kepada pemerintah negara asalnya untuk mengambil tindakan. Pemerintah Indonesia menyatakan bahwa warga negaranya yang terbukti direkrut melalui penipuan akan mendapatkan perlindungan. 

Sementara itu, mereka yang bergabung dengan militer Rusia atas kemauan sendiri berpotensi kehilangan kewarganegaraan Indonesia.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut